قُلْ لَّآ اَمْلِكُ لِنَفْسِيْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ لِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌ ۚاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ
"Katakanlah: Aku tidak berkuasa mendatangkan Kemudharatan dan tidak (pula) Kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah. Tiap-tiap Umat mempunyai Ajal. Apabila telah datang Ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya)"
(Q.S. Yunus Ayat 49)
"Kehidupan Dunia hanyalah sementara dan Kehidupan Akhirat adalah Kehidupan yang Abadi.
Tak kan selamanya raga ini mampu terus berjalan di atas muka Bumi ini. Oleh karenanya selagi Allah masih memberikan kita Anugerah sanggup Bernafas, mari kita Syukuri dengan menghembuskan Kedamaian serta Kemanfaatan seluas luasnya yang sanggup kita perbuat.
Bersyukur hanya akan sanggup dilakukan oleh manusia manusia yang pandai menghargai orang lain. Sebab siapa yang tidak pandai berterimakasih (Bersyukur) atas Kebaikan Manusia maka dia pun tidak akan pandai dalam Mensyukuri Nikmat Allah, karena Kebaikan orang lain yang diterima adalah bersumber dari Allah.
Semoga para Pahlawan Awak Kapal KRI Nanggala 402 yang Gugur dalam tugasnya Husnul Khotimah dan Semoga Keluarga yang ditinggalkan Mendapatkan Anugerah Kesabaran dan Keikhlasan dalam menjalani Musibah ini.
Semoga kita yang masih Hidup mampu mengambil Pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi... Sehingga kita Dimudahkan oleh Allah untuk Bergegas mengumpulkan bekal Perjalanan Abadi"
>-Sedia Amal Sebelum Ajal-<

Tidak ada komentar:
Posting Komentar