Sabtu, 05 November 2022

KETENANGAN HATI

 


Nasehat Ibnu Mas’ud. Beliau pernah didatangi seseorang yang ingin meminta nasihatnya, untuk dapat dijadikan obat bagi jiwanya yang tidak tenang.

Kemudian Ibnu Mas’ud menasihatinya,” Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. 

PERTAMA , engkau datangi tempat orang membaca Al-Qur’an, engkau membaca Al-Qur’an, engkau dengarkan baik-baik orang yang membaca Al-Qur’an.

Atau KEDUA , engkau datangi majlis taklim yang mengingatkan hati kepada Allah.

Atau KETIGA, engkau mencari waktu dan tempat yang sunyi, di situ engkau menyendiri menyembah Allah, seperti pada waktu lewat tengah malam, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman pikiran, dan keikhlasan hati.”

Setibanya di rumah, orang tersebut melaksanakan apa yang dinasihatkan Ibnu Mas’ud itu. Ia berwudlu, kemudian membaca Al-Qur’an dengan khusyu, penuh konsentrasi. Seusai membaca Al-Quran ia merasakan ada ada sesuatu yang berubah. Jiwanya terasa tenang, hatinya tentram, pikirannya kembali jernih. ketenangan benar benar menyelimuti hatinya.

Al Quran ini bisa membuat hati si pembaca menjadi tentram. Penting bagi setiap muslim ketika dihantui rasa cemas, takut dan sedih untuk banyak-banyak mengingat Allah salah satu di antaranya yang paling mujarab adalah dengan membaca Al Quran ini.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


Kunci Sukses Dunia Akhirat


 Terdapat tiga kunci sukses dunia akhirat dalam Islam sesuai ajaran Nabi Muhammad, yaitu IKHTIAR, DOA, dan tawaWkal. 

Ketiga hal ini mesti dikerjakan secara berurutan dan tidak dipisah menjadi bagian sendiri-sendiri.

Keberhasilan itu didukung oleh beberapa hal 

Takdir

Kerja Kerasa (Usaha)

Do’a

Lalu tugas selanjutnya adalah

Anda berusaha

Anda berdo’a

Allah mentakdirkan anda untuk berhasil.

Ikhtiar Sebagai Langkah Pertama

Doa Setelah Usaha

Pentingnya Tawakal

Dengan melaksanan 3 point diatas maka anda akan selalu merasa selalu yakin untuk terus berusaha dg maksimal disertai doa dan hasilnya biar Allah yg berkehendak, serahkan padaNYA (Tawakal) 

Ketika anda ingin berhasil dalam suatu hal maka yang pertama anda lakukan adalah berdo’a kemudian berusaha sekuat mungkin dan yakinilah bahwa apapun hasilnya itu adalah terbaik dan takdir anda.

Seorang muslim yang telah berusaha, lantas berdoa, tidak bermakna keinginannnya akan langsung terpenuhi saat itu juga.

Jika Tuhan memiliki kehendak lain, maka keinginan orang tersebut tidak akan bermakna. Sebaliknya, jika Tuhan sudah berkehendak, hal-hal yang awalnya sulit, akan berubah jadi mudah.

Point Pentingnya

BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN DAN BERDOA , JIKA BELUM BERHASIL BERUSAHA LEBIH MAKSIMAL LAGI DAN DOA LEBIH YAKIN LAGI. 

APAPUN HASILNYA SETELAH BERUSAHA DENGAN MAKSIMAL YAITU TAWAKAL 

(berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu keadaan)

REZEKI DAN MASALAH

 


Jadi, kalau kita suka dengan dunia itu wajar. 

Kita berdoa kepada Allah berharap dunia, itu wajar. 

Kita berdoa minta rezeki yang banyak, itu wajar. 

Kita berdoa minta rumah yang bagus untuk membahagiakan keluarga, itu wajar. 

Kita berharap bisa melunasi hutang, itu wajar. 

Kita berdoa minta uang yang banyak agar bisa bermanfaat untuk orang lain, itu wajar.

Lalu apa yang tidak wajar? 

Meminta dunia kepada SELAIN ALLAH. Itu yang TIDAK wajar.

Kalau Anda ingin mempunyai mobil mewah, lalu berharap kepada sang DUKUN, itulah yang tidak wajar.

Saya tidak suka ya dengan orang-orang yang bicaranya asal bicara, tanpa dasar, dan keyakinannya setengah-setengah. Sering ya kita mendengar orang lain yang berkata:

“berdoa kok berharap dunia?”

“sedekah kok pengen dibalas?”

“ibadah kok ingin dunia?”

“shalat kok ingin kaya?”

Sebagai muslim yang beriman, YAKIN-lah bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala satu-satunya Tuhan. Hanya Allah-lah Sang Pemilik Dunia dan segala isinya. 

Jika bukan kepada Allah kita berharap dunia, lalu kepada siapa kita berharap? 

Tolong dijawab!

Andai kita ingin mempunyai mobil (untuk membahagiakan keluarga kita), apakah ada orang lain yang mau ngasih?

Andai kita sedang dililit utang yang banyak, apakah ada orang lain yang mau melunasi hutang kita?

Kita tidak punya uang, lalu kita meminta kepada orang lain, yang ada malah kita menjadi hina. Bukan uang yang kita dapatkan, malah hinaan yang kita telan.

Sekali lagi, jika kita ingin berubah hidup, jika kita ingin menjadi kaya, jika kita ingin mempunyai kekayaan harta yang banyak dan dermawan,  mintalah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Berdoa lalu berusaha dg kayakinan penuh. 

Kalaupun kita terpaksa meminjam uang kepada orang lain untuk melunasi hutang, baiknya berdoa dulu kepada Allah. Berdoa agar Allah memudahkan jalan keluar dari masalah kita. Masalah hutang.

Kalaupun kita terpaksa harus rental mobil, baiknya berdoa dulu kepada Allah. Siapa tahu, tanpa harus rental, kita bisa mendapatkan mobil yang kita idamkan.

Jadi, langkah pertama adalah Allah. Berdoa dg keyakinan penuh kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Selanjutnya, lengkapi dengan ikhtiar dg maksimal. Lengkapi dengan usaha.

Allah Dulu,  Allah Lagi,  Allah Terus. 

Lillah,  Fillah,  Billah. 

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


Jumat, 04 November 2022

SABAR DI AWAL MUSIBAH


 Perlu diketahui, bahwa sabar yang menjadikan seseorang mendapatkan ganjaran pahala adalah sabar ketika di AWAL MUSIBAH dan inilah yang dinamakan sabar sebenarnya. 

Adapun jika seseorang menghadapi musibah, langsung dengan amarah dan tidak ridho pada takdir Allah, namun setelah itu dia menahan diri dan bersabar karena mungkin mendapatkan nasehat atau yang lainnya, maka ini bukanlah sabar yang sebenarnya. 

Maka dari itu Sabar diwajibkan sejak awal ditimpa musibah, bukan belakangan setelah musibah selesai dan lisan telah mengeluh serta hati tidak terima. Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam .

 “Sesungguhnya, sabar itu ketika awal tertimpa musibah.” (HR Bukhari).

Selain sebuah kewajiban, bersabar juga merupakan bagian dari kesempurnaan iman, sebagaimana Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu mengatakan, “Sabar dan iman bagaikan kepala pada tubuh manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna) jika seseorang tidak memiliki kesabaran.”  (Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis).

Karena itu, bersabar dan tetap bersyukur kepada apa yang telah diberikan Allah Subhanahu wa ta’ala menjadi kunci untuk meredam amarah atas musibah. Sebab, Allah pun tak akan memberikan ujian di luar kemampuan hamba-Nya.

Sabar Itu Indah Jika diresapi

Sabar itu nikmat jika dihayati

Dan Sabar itu solusi setelah kita menghadapi dengan keyakinan yg tinggi. 

MEMBUKA PINTU RIZKI DENGAN ISTIGHFAR

 


Dari Hasan Al Bashri rahimahullah yang menunjukkan bagaimana faedah istighfar yang luar biasa.

“Sesungguhnya seseorang pernah mengadukan kepada Al-Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian setelah itu Al-Hasan Al-Bashri membacakan surat Nuh di atas. (Riwayat ini disebutkan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar di Fath Al-Bari, 11: 98)

Firman Allah ta’ala,

Artinya: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu”  (QS. Nuh: 10-12)

Ayat di atas menjelaskan dengan gamblang bahwa di antara buah istighfar: turunnya hujan, lancarnya rizki, banyaknya keturunan, suburnya kebun serta mengalirnya sungai.

Adapun dalil dari Sunnah Rasul shallallahu’alaihiwasallam yang menunjukkan bahwa memperbanyak istighfar merupakan salah satu kunci rizki, suatu hadits yang berbunyi:

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Maka silahkan perbanyaklah istighfar, serta tunggulah buahnya… Jika buahnya belum terlihat juga, perbanyaklah terus istighfar dan jangan pernah berputus asa! Di dalam setiap kesempatan, kapan dan di manapun memungkinkan; di waktu-waktu kosong saat berada di kantor, ketika menunggu dagangan di toko, saat menunggu burung di sawah dan lain sebagainya..

Catatan penting:

1. Pilihlah redaksi istighfar yang ada tuntunannya dalam al-Qur’an ataupun hadits Nabi shallallahu’alaihiwasallam dan hindarilah redaksi-redaksi yang tidak ada tuntunannya. Di antara redaksi istighfar yang ada haditsnya:

Astaghfirullâh. HR. Muslim. 

Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih.

HR. Tirmidzi dan dinilai sahih oleh al-Albani.

“Allôhumma anta robbî lâ ilâha illa anta kholaqtanî wa anâ ‘abduka wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’ûdzubika min syarri mâ shona’tu, abû’u laka bini’matika ‘alayya, wa abû’u bi dzanbî, faghfirlî fa innahu lâ yaghfirudz dzunûba illa anta”. HR. Bukhari.

Redaksi terakhir ini kata Nabi shallallahu’alaihiwasallam merupakan sayyidul istighfar atau redaksi istighfar yang paling istimewa. Menurut beliau, fadhilahnya: barangsiapa mengucapkannya di siang hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal di sore harinya maka ia akan dimasukkan ke surga. Begitu pula jika diucapkan di malam hari dengan meyakini maknanya, lalu ia meninggal di pagi harinya maka ia akan dimasukkan ke surga.

2. Tidak ada hadits yang menentukan jumlah khusus tatkala mengucapkan istighfar, semisal sekian ratus, ribu atau puluh ribu. Yang ada: perbanyaklah istighfar di mana dan kapanpun kita berada, jika memungkinkan, tanpa dibatasi dengan jumlah sekian dan sekian, kecuali jika memang ada tuntunan jumlahnya dari sosok sang maksum shallallahu’alaihiwasallam.

3. Hendaklah tatkala beristighfar kita menghayati maknanya sambil berusaha memenuhi konsekwensinya berupa menghindarkan diri dari berbagai macam bentuk perbuatan maksiat. Hal itu pernah diisyaratkan oleh al-Hasan al-Bashri tatkala berkata, sebagaimana dinukil al-Qurthubi dalam Tafsirnya.

“Istighfar kami membutuhkan untuk diistighfari kembali”.

Semoga Allah senantiasa melancarkan rizki kita dan menjadikannya berbarokah serta bermanfaat dunia akherat, amien.

Wallahu ta’ala a’lam. 

Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.

HUBUNGAN ERAT ANTARA IBADAH DAN REZEKI


 Ada Kaitan Erat Antara Ibadah dan Rezeki. 

Sesibuk Apa Pun Sempatkan Ibadah, insya Allah kita sudah memahami kaitan antara rezeki dan ibadah. Allah  juga menjamin rezeki semua makhluk-Nya.

Sejumlah ayat Al-Quran dan hadits berikut ini melengkapi dan mempertegas hal itu. Ada kaitan antara iman, takwa, ibadah, shalat, dan rezeki. Jika rezeki seret, mari introspeksi, istighfar, dan segera menuju ampunan Allah SWT.

“Jikalau penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.” (QS Al-A’raf : 96).

“Dan sekiranya ahli kitab beriman dan bertakwa, tentulah kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka.” (QS Al-Ma-idah:65-66).

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath-Thalaq:2-3)

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami-lah yang memberi rezeki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS Thaha: 132).

Harapan (roja') adalah kekuatan batin orang beriman. Dengan beriman, takwa, ibadah, terutama sholat, Allah sesuai dengan janji-Nya, tidak akan menahan rezeki kita. 

Jika rezeki seret, pailit, omzet menurun, bisnis lesu, dan sejenisnya, mari introspeksi diri: apakah ibadah kita menurun, sedekah menurun, zakatnya gak dibayar? Jika merasa sudah semua, apakah ikhlas?

Jika merasa sudah semua dan ikhlas, maka yakinlah, Allah sedang menguji untuk rezeki dan keberkahan yang terbaik. Amin..! Wallahu a'lam bish-shawabi.


Kamis, 03 November 2022

DOA YG DIJABAH DALAM KONDISI DARURAT

 


Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah. Shalawat dan salam atas Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Doa yang dipanjatkan kepada Allah dalam kondisi darurat akan diijabah dengan cepat; seperti yang terombang-ambing di lautan, saat terancam, dan semisalnya. Ini seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya dan dan yang menghilangkan kesusahan.”  (QS. Al-Naml: 62)

“Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia.  Maka tatkala Dia menyelamatkan Kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia adalah selalu tidak berterima kasih.”  (QS. Al-Isra’: 67)

Sementara doa seorang mukmin dalam kondisi lapang dan tidak mendesak biasanya ditangguhkan kepada waktu yang tepat. 

Bahkan tertundanya pengabulan doa hakikatnya sinyal kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena Dia suka mendengar doa hamba tersebut.

Hikmah lainnya dari ditangguhkannya doa, karena Allah menginginkan hamba tadi semakin banyak pahala dengan ia selalu berdoa kepada-Nya. Karena doa adalah ibadah. Siapa berdoa, dia sedang melakukan ibadah. Siapa beribadah maka akan diberi pahala atas ibadahnya tersebut.

Berbeda dengan permintaan (dari urusan dunia) yang langsung dikabulkan, penjelasan Imam al-Baghawi di tafsirnya atas QS. Al-Baqarah: 186,

“Dan Allah segera memberi (permintaan) orang yang tidak disukai-Nya karena Allah membenci suaranya (rengekannya).”

Bagi seorang mukmin harus yakin bahwa Allah tidak akan mengecewakan doa hamba-Nya. Jika doa tersebut sesuai qadha’ dan mendatangkan kebaikan untuknya, maka Dia akan segera mengabulkan permintaannya. Jika Allah tidak mentakdirkan isi permintaannya, Allah simpan pahalanya di akhirat atau Allah hindarkan keburukan semisalnya dari dirinya.

Saat Allah perintahkan berdoa kepada hamba, maka Dia berkehendak mengabulkan doanya dan memberi permintaannya.  Jangan putus asa. Dia maha tahu waktu tepat untuk mengabulkan doa.

Sesungguhnya berdoa lebih mulia dari materi yang diminta dalam doa. Berdoa termasuk ibadah. Terkadang, Allah tunda pengabulan doa supaya hamba semakin banyak berdoa kepada-Nya, karena Allah suka mendengar rintihan doa hamba tadi dan Allah ingin memberi pahala lebih banyak untuknya.

Allah menginginkan ibadah dari kita. Dia suka kalau kita berdoa kepada-Nya dan memperbanyak doa. Sementara kita umumnya lebih suka kepada hasil doa yang berisi kebutuhan dan kemashlahatan diri kita.

Maka pasang 2 terget dalam berdoa; Pertama, sebagai ibadah yang Allah sukai. Kedua, mendapat kebaikan dari Allah.

Jika demikian kita tidak akan pernah berputus asa dalam berdoa kepada Allah. Jika lama permintaan tak dikabulkan, kita husnudzan kepada Allah, Dia sedang memberi kesempatan untuk lebih banyak ibadah kepada-Nya.

Namun perlu diingat, ini hanya berlaku dalam kondisi yang tidak mendesak. Jika dalam kondisi mendesak, maka Allah akan segera kabulkan doa hamba. 

Contohnya, doa Nabi Musa saat terdesak dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya, maka Allah segera kabulkan doa Nabi Musa sehingga laut terbelah dan Musa luput dari kejaran musuh Allah.

Begitu juga kisah Nabi Ibrahim saat akan dibakar. Beliau merasa tidak ada yang bisa menyelamatkannya kecuali pertolongan Allah, maka beliau berdoa kepada-Nya dan Allah segera mengabulkan doanya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


Siapa Aku Di Hadapan Tuhanku


 SUBUHNYA ..

di mana aku berada

masih enak dalam kelambu rindu

sambil berfoya-foya dengan waktu

masa bagaikan menderu

langkah tiada arah tuju

fikiran terus bercelaru

terlupa aku semakin dihujung waktu

siapa aku di depan Tuhanku.


ZOHORNYA ..

aku lebih memikirkan kelaparan

kehausan dan rehatku

aku lebih mementingkan

tuntutan jawatanku

aku bertolak ansur dengan waktu

aku gembira membilang keuntungan

aku terlupa betapa besar kerugian

jika aku mengadaikan ketaatan

siapa aku di depan Tuhanku.


ASARNYA ..

aku lupa warna masa

cepat berubah bagaikan ditolak-tolak

aku masih dengan secawan kopiku

terlupa panas tidak dihujung kepala

aku masih bercerita

tentang si Tuah yang setia

dan si Jebat yang derhaka

siapa aku didepan Tuhanku.


MAGHRIBNYA ..

aku melihat warna malam

tetapi aku masih berlegar

di sebalik tabirnya

mencari sisa-sisa keseronokan

tidak terasa ruang masa yang singkat

jalan yang bertongkat-tongkat

ruginya bertingkat-tingkat

siapa aku di depan Tuhanku


ISYAKNYA ..

kerana masanya yang panjang

aku membiarkan penat

menghimpit dadaku

aku membiarkan kelesuan

menggangguku

aku rela terlena

sambil menarik selimut biru

bercumbu-cumbu dengan waktuku

siapa aku di depan Tuhanku.


kini aku menjadi tertanya-tanya

sampai bila aku akan

melambatkan sujudku

apabila azan berkumandang lagi

aku tidak akan membiarkan

Masjid menjadi sepi

kerana di hujung hidup ada mati

bagaimana jenazah

akan dibawa sembahyang di sini

jika ruangku dibiarkan kosong

jika wajahku menjadi asing

pada mentari dan juga bintang-bintang.


Siapa Aku Di Depan Tuhanku

Jadilah Seorang Insan Yang Pandai Untuk Bersyukur


 Ramai yang menderita apabila hidupnya memburu kasih sayang manusia. Ibubapa menangis apabila anak-anak tidak menyayanginya, anak-anak menangis apabila ibubapa tidak sayanginya, adik beradik berhasad dengki dalam merebut cinta ibubapanya.

Suami isteri dicengkam prasangka bimbang tidak disayangi, teman-teman bergaduh berebut untuk disayangi, pelbagai kekecewaan akan menghantui apabila merasai diri tidak disayangi.

Berpalinglah dari kepenatan memburu kasih sayang manusia, tetapi buru lah kasih sayang Allah. Diri mu dicipta untukNya bukan untuk sesiapa. Sayangilah manusia kerana Allah ﷻ, jadikan kasih sayang sebagai ibadah mu, bukan bertujuan untuk mendapat balasan kasih sayang manusia.

Jika kamu disayangi maka syukurlah diri mu pada Allah ﷻ, jika kasih sayang mu tidak dihargai, maka ingatlah Allah ﷻ tetap dan sentiasa menyayangi mu, cintaNya semakin mendalam pada mu jika segala perbuatan mu adalah untuk mencari CintaNya.

Kosongkan hati mu selain dari Allah ﷻ, jika engkau betulkan hati mu kepada Allah ﷻ, nescaya Dia akan betulkan hati-hati manusia kepada mu, jika engkau berpaling dari dunia, dunia akan mendatangi mu.

Jangan sekali menyalahkan takdir, takdir sudah terbaik untuk mu, namun apabila engkau tak dapat menerima takdir yang menguji mu hingga engkau melakukan hal yang salah mengikut emosi mu, maka engkau binasakan diri mu, bukannya Allah ﷻ yang zalimi mu. 

Kesalahan membawa hidup penuh penyesalan. Namun selagi nafas masih berjalan pada diri mu, bermakna Allah ﷻ memberi peluang membetulkan kesalahan mu. Jika mereka yang engkau bersalah telah meninggal dunia, maka tebuslah kesalahan mu,  lakukan amal yang baik sebagai hadiah untuknya. Di atas dunia kita tak boleh bahagiakan mereka, insyallah Allah ﷻ memberi peluang untuk kita bahagiakan mereka di akhirat.

Gunakan anugerah nafas untuk membetulkan kompas kehidupan. Jadikan segala kelakuan mu memburu cinta Allah ﷻ dan Rasul ﷺ, nescaya engkau akan mendapat kebahagiaan yang hakiki.

Rabu, 02 November 2022

DOA YG DIJABAH DALAM KONDISI DARURAT


 Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah. Shalawat dan salam atas Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Doa yang dipanjatkan kepada Allah dalam kondisi darurat akan diijabah dengan cepat; seperti yang terombang-ambing di lautan, saat terancam, dan semisalnya. Ini seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya dan dan yang menghilangkan kesusahan.”  (QS. Al-Naml: 62)

“Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia.  Maka tatkala Dia menyelamatkan Kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia adalah selalu tidak berterima kasih.”  (QS. Al-Isra’: 67)

Sementara doa seorang mukmin dalam kondisi lapang dan tidak mendesak biasanya ditangguhkan kepada waktu yang tepat. 

Bahkan tertundanya pengabulan doa hakikatnya sinyal kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena Dia suka mendengar doa hamba tersebut.

Hikmah lainnya dari ditangguhkannya doa, karena Allah menginginkan hamba tadi semakin banyak pahala dengan ia selalu berdoa kepada-Nya. Karena doa adalah ibadah. Siapa berdoa, dia sedang melakukan ibadah. Siapa beribadah maka akan diberi pahala atas ibadahnya tersebut.

Berbeda dengan permintaan (dari urusan dunia) yang langsung dikabulkan, penjelasan Imam al-Baghawi di tafsirnya atas QS. Al-Baqarah: 186,

“Dan Allah segera memberi (permintaan) orang yang tidak disukai-Nya karena Allah membenci suaranya (rengekannya).”

Bagi seorang mukmin harus yakin bahwa Allah tidak akan mengecewakan doa hamba-Nya. Jika doa tersebut sesuai qadha’ dan mendatangkan kebaikan untuknya, maka Dia akan segera mengabulkan permintaannya. Jika Allah tidak mentakdirkan isi permintaannya, Allah simpan pahalanya di akhirat atau Allah hindarkan keburukan semisalnya dari dirinya.

Saat Allah perintahkan berdoa kepada hamba, maka Dia berkehendak mengabulkan doanya dan memberi permintaannya.  Jangan putus asa. Dia maha tahu waktu tepat untuk mengabulkan doa.

Sesungguhnya berdoa lebih mulia dari materi yang diminta dalam doa. Berdoa termasuk ibadah. Terkadang, Allah tunda pengabulan doa supaya hamba semakin banyak berdoa kepada-Nya, karena Allah suka mendengar rintihan doa hamba tadi dan Allah ingin memberi pahala lebih banyak untuknya.

Allah menginginkan ibadah dari kita. Dia suka kalau kita berdoa kepada-Nya dan memperbanyak doa. Sementara kita umumnya lebih suka kepada hasil doa yang berisi kebutuhan dan kemashlahatan diri kita.

Maka pasang 2 terget dalam berdoa; Pertama, sebagai ibadah yang Allah sukai. Kedua, mendapat kebaikan dari Allah.

Jika demikian kita tidak akan pernah berputus asa dalam berdoa kepada Allah. Jika lama permintaan tak dikabulkan, kita husnudzan kepada Allah, Dia sedang memberi kesempatan untuk lebih banyak ibadah kepada-Nya.

Namun perlu diingat, ini hanya berlaku dalam kondisi yang tidak mendesak. Jika dalam kondisi mendesak, maka Allah akan segera kabulkan doa hamba. 

Contohnya, doa Nabi Musa saat terdesak dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya, maka Allah segera kabulkan doa Nabi Musa sehingga laut terbelah dan Musa luput dari kejaran musuh Allah.

Begitu juga kisah Nabi Ibrahim saat akan dibakar. Beliau merasa tidak ada yang bisa menyelamatkannya kecuali pertolongan Allah, maka beliau berdoa kepada-Nya dan Allah segera mengabulkan doanya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

SEDEKAH ITU MENDATANGKAN KEBERKAHAN HIDUP


 Tidak ada ceritanya orang yang terus menerus bersedekah akhirnya jatuh miskin. Yang ada justru sebaliknya.

Mereka yang bersedekah, terus menerus bertambah kaya. Lihatlah sosok  sahabat Abdurrahman bin Auf yang walau sudah menginfaqkan ‘segunung’ hartanya di jalan Allah, ternyata hartanya makin berlimpah dan berlimpah.

Karena Allah Pasti Mengganti

Allah memang menjanjikan penggantian yang layak pada semua infaq dan sedekah yang kita keluarkan, seperti dalam firmanNya, 

“… Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya,” (QS Saba’ : 39).

Sedekah atau Infaq yang diberikan nyatanya memang dibalas Allah dengan yang jauh lebih baik.

“Segeralah kamu bersedekah, karena bala bencana itu tidak dapat mendahului sedekah,” (HR. Al Baihaqi).

Orang-orang yang enggan berinfaq dan bersedekah sesungguhnya menggambarkan  jiwa yang sakit dan iman yang lemah. 

Maka seharusnya bila Anda merasa sehat secara psikologis juga terus menerus membangun iman, infaq dan sedekah adalah amalan rutin yang terus Anda lakukan. 

Sebagian orang beranggapan bahwa mengeluarkan harta dalam bentuk zakat, infak dan sedekah fisabilillah akan mengurangi jumlah nominal harta, bahkan bisa menyebabkan kefakiran. Hal ini wajar, karena sifat dasar manusia adalah pelit. Selain itu, setan selalu menggoda orang yang akan berinfak agar takut kepada kefakiran.

Setan ingin agar manusia tidak mendapat pahala dan kebaikan yang menjadi sarana masuk surga. Allah Ta'ala berfirman:

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs Al-Baqarah 268).

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa makna ayat "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan", maksudnya: setan menakut-nakuti kalian dengan kefakiran supaya kalian tetap menggenggam tangan kalian, sehingga tidak menginfakkanya dalam keridhaan Allah.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Katanya Allah Ada 1, Kok Make Kata "Kami"


 Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (Al-Hijr 9)

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata," (Al-Fath 1)

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan." (Al-Qadr 1)

Pertanyaan-pertanyaan seperti judul diatas mungkin pernah kita dengar, dan mungkin juga kita sendiri yang mempertanyakan. Bukankah Islam mengajarkan bahwa Tuhan yaitu Allah itu Esa, namun kenapa memakai dhamir نا yang berarti jamak yang artinya "Kami"? Apakah ini artinya Allah ada banyak atau Islam tidak konsisten dan kontradiksi? Tentunya tidak, mari kita bahas.

Sebagaimana post admin sebelum ini, bahasa Arab dan bahasa Indonesia tidak bisa disamakan. Memang kata rujuk "نا" itu bermakna jamak dan dipakai saat menggambarkan berbilangnya sesuatu.

Beberapa orang mencoba mengartikan ayat ini dengan anggapan bahwa Allah memakai kata "Kami" untuk menunjukkan bahwa Allah bekerja bersama Malaikat, bahwa Malaikat terlibat disana, padahal tentunya jawaban ini kurang tepat dan jawaban yang asli lebih simpel dari itu.

Jawaban yang sebenarnya adalah menggunakan shigat/bentuk معظم لنفسه (Muadzam Linafsihi) yang berarti mengagungkan dirinya sendiri. Jadi kata "نا" itu berfaedah 2 hal "Mutakallim Maal Ghair" dan "Muadzam Linafsihi" maka kata "نا" yang ada di Quran itu bermakna faedah yang kedua yang menunjukkan bahwa Allah sedang mengagungkan diriNya sendiri, dan perkara memakai kata ganti "Kami/نا" sudah umum dipakai oleh para raja dan bangsawan-bangsawan manapun untuk merujuk dirinya sendiri, mengapa? Jawabannya yaitu tadi untuk mengagungkan dirinya sendiri karena dibalik kata "Kami" terdapat kewibaan tersendiri bagi yang memakainya. Jadi jika kalian menemukan kata "Kami" dalam Al-Qur'an ingat, itu bukan berarti Allah lebih dari satu (Subhanallah) melainkan hal itu untuk menunjukkan kebesaran dan keagungan Allah sendiri.

Selasa, 01 November 2022

ISTIQOMAH 40 HARI MENUJU KEBERKAHAN HIDUP.

 


Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin selama kita berusaha. 

Demikian juga keinginan rezeki berlimpah, bukankah kita itu wajib kaya?

Dengan begitu kita bisa memiliki tabungan akhirat sebagai dermawan. 

Setelah berusaha dan berdoa.

Karena itu berikut ini diajarkan riyadhah atau amalan yang jika rutin dilaksanakan selama terus menerus, Insya Allah akan mendapatkan keberkahan hidup dan rezeki berlimpah. 

Riyadhoh Untuk TAHAP PEMBELAJARAN dimulai selama 40 hari terlebih dahulu. 

# 1. Rutinkan shalat berjamaah di masjid dan tepat waktu

Jangan pernah menunda melakukan shalat. Begitu azan berbunyi segeralah ke masjid terdekat.

# 2. Rutinkan shalat tahajud 8 rakaat dan shalat witir 3 rakaat

Sepertiga malam itu juga adalah waktu mustajab (waktu terkabulnya doa).

# 3. Baca Surah Al Waqiah

" Barangsiapa membaca Surah Al Waqiah setiap malam, maka ia tidak akan ditimpa kefakiran selamanya (H.R.Ibn Sunni).

# 4. Rutinkan shalat dhuha

Sholat dhuha bisa melancarkan rezeki

# 5. Baca zikir sesudah shalat 

Setelah shalat jangan langsung berdiri tapi bacalah zikir yang biasa anda baca 

# 6. Rutin membaca zikir ini

Rutinkan membaca Laa hawla wala quwwata illaa billah 

# 7. Rutin mohon ampun

istighfar ,Karena bisa saja setiap hari kita berbuat dosa yang kita sadari maupun tidak.

# 8. Rutin membaca zikir pagi dan petang

membaca subhanallahi wabihamdihii subhanallahil adzhiem 

# 9. Rutin baca yasin

waktunya bebas, lakukan kapan saja dan baca sebanyak 1 kali setiap hari.

# 10. Tutup malam dengan shalat sunat 2 rakaat

Begitu kantuk menyerang jangan langsung tidur tapi lakukan shalat sunat 2 rakaat sebelum tidur.

# 11. Biasakan Membaca Alquran terutama Subuh dan Magrib,  lebih baik lagi satu hari 1 juz. 

Lakukan 11 amalan ini rutin selama 40 hari. Usahakan jangan bolong. 

Niatkan dan mohonkan rezeki yang banyak dan bermanfaat untuk diri dan orang lain. fidunnya wal akhirat.

Jika setelah 40 hari masih ingin dilanjutkan silakan. Jika sudah menjadi kebiasaan bisa menjadi ladang pahala buat kita.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


KARAKTER PEMENANG


 Menjadi pemenang  belum tentu selalu menang

adakalanya pernah kalah.. tapi kekalahan itu akan dijadikan motivasi dirinya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya sehingga akan mencapai kemenangan.

Jika dalam diri kita sudah tertanam karakter pemenang maka kekalahan itu dianggapnya sebagai pembelajaran hidup untuk bisa membuktikan bahwa kedepannya akan bisa menang.

Berbeda dengan karakter pecundang..naka kekalahan itu semakin membuat dirinya terpuruk dan tidak mau bangkit lagi.

karakter pemenang akan ada di diri kita, jika kita menrapkan dalam semua lini kehidupan dan ini akan kuat mengakar dalam diri.

Sehingga segala hal yang melemahkan, pasti akan dilawan dan tidak mau terpengaruh hal yang membuat diri kita lemas dan malas.

Karakter pemenang melakukan kesuksesan melewati sebuah proses buka instan.

karena proses membuat diri kita matang dan bijak.

Hidup ini seperti gelanggang pertandingan. Kalau kita ingin menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut, maka ada tiga hal yang harus kita taklukkan.

JARAK. 

Secepat apapun seorang pelari berlari, tetapi jika tidak menyelesaikan jarak yang sudah ditentukan, maka ia tidak dapat disebut sebagai seorang pemenang. Dalam kehidupan kita, berarti kita harus konsisten berjuang sampai garis finish.

WAKTU. 

Apabila jarak yang ditentukan dapat diselesaikan, tetapi dengan waktu yang lebih lambat dari pelari yang lain, ia juga tidak dapat disebut sebagai seorang pemenang. 

Demikian juga dengan kehidupan kita. Kita harus dapat menggunakan waktu seefisien mungkin, dengan tidak menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna dan sia-sia.

SIKAP DIRI. 

Selain jarak dan waktu, seorang pelari yang ingin menang harus mampu menaklukkan diri sendiri, khususnya sikap cepat puas diri dan tidak mau untuk menanggung kesulitan dalam dirinya. Tidak ada kemajuan tanpa kesulitan.

Jadikan diri kita pememang bukan pecundang.


Menghadapi Masalah Dg Tenang Dan Tetap Bersyukur.


 Setiap Manusia pasti ada masalah dan ujian.

Ada masalah yg besar,  sedang sampai yg terkecil,  kita bisa melihat dari raut muka saat menghadapi masalah.

ADA YANG CEMBERUT.. 

ADA YANG TETAP TENANG.. 

ADA YANG GUNDAH..

ADA YANG TETAP BISA SENYUM.. 

Ternyata cara atau sikap menghadapi ataupun RESPON kita terhadap Masalah itu yg membedakannya. 

Sebagai muslim kita harus tetap tenang dalam menghadapinya,  karena Allah sudah MEMPERSIAPKAN METODE NYA. 

Saat dihadapkan masalah kenapa harus tetap tenang?  Allah sudah menyediakan Panduannya

Saat ada masalah Tenang, JADIKAN ALQURAN SEBAGAI PETUNJUK HIDUP

Sebagaimana firman Allah dalam  QS Al-Qamar (54) ayat 17

"Dan sesungguhnya telah kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran itu?" 

QS. Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 2  

" Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,"

Saat ada masalah Tenang,  ucapkan Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Dalam Al Quran Innalillahi wa inna ilaihi rajiun disebutkan dalam ayat:

"Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun." Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."  (Al-Baqarah: 155-157)

Bisa dilihat bahwa ucapan ini adalah ucapan orang yang sabar, dan diucapkan saat mereka tertimpa musibah, bukan hanya kalau ada yang meninggal.

Saat ada masalah Tenang,  Karena Allah menguji tidak akan melebihi batas kemampuan kita. 

Sebagaimana firman Allah Artinya:

 "Allah TIDAK MEMBEBANI seseorang melainkan sesuai dengan KESANGGUPANNYA. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 

(QS. Al-Baqarah: 286).

Saat Ada masalah Tenang,  Libatkan Allah dalam segala kehidupan kita dg memohon pertolongan dan bergantung PADANYA

Surat Al-Fatihah (Ayat 5)

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon PERTOLONGAN.”

Surat Al-Ikhlas Ayat 2

Allah adalah Tuhan yang BERGANTUNG kepada-Nya segala sesuatu.

Quran Surat At-Taubah Ayat 129

"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung".

Saat ada masalah tenang,  Berusaha dan berdoa sebagai bagian ikhtiar kita. 

Kita bisa berubah, jika kita mau mengubah diri kita sendiri dg berusaha

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Apa pun kondisi kita saat ini, jika kita mau berubah, maka kita harus mengubah diri sendiri.

Saat ada masalah tenang,  Hadapi Dg Sabar dan Shalat, Karena itu Obat menghadapi Masalah.

Allah Ta’ala sebagai Pencipta Alam Semesta sudah mengetahui dan karena itu juga telah mempersiapkan metode terbaik dalam menghadapi setiap masalah, yakni dengan sabar dan shalat.

“Hai orang-orang yang beriman, JADIKANLAH SABAR DAN SHOLAT SEBAGAI PENOLONGMU, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang SABAR.” 

(QS. Al-Baqarah [2]: 153).

Saat ada masalah tenang,  karena Allah pasti memberikan yg terbaik. 

Kebaikan di balik yang tidak kita sukai (masalah/musibah)

“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216).

Sering kali, saat seseorang mendapati sesuatu yang tidak dia sukai, maka dia marah, kecewa, sedih, ngomel, dan akhirnya putus asa. Padahal, bisa jadi apa yang tidak dia sukai itu malah baik baginya.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

“BERDO’ALAH KEPADA-KU, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina (Al-Mu’min/Ghafir/40: 60)

Saat ada masalah tenang, karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan 

Al Qur'an Surat Al-Insyirah Ayat 5-6 :

"Karena sesungguhnya sesudah KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN. Sesungguhnya SESUDAH KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN."

Saat ada masalah tenang,  Tetap bersyukur agar Allah limpahkan rezeki dan rahmatnya. 

Sebagaimana Firman Allah :

“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu BERSYUKUR, pasti Kami akan MENAMBAH (nikmWat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

Maka apapun kehidupan ini hadapi dh tenang serta libatkan Allah dalam semua lini kehidupan (Allah Dulu,  Allah Lagi, Allah Terus) 

Wahai JIWA YANG TENANG, kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Kemudian masuklah ke dalam (jamaah) hamba-hamba-Ku, Dan masuklah ke dalam surga-Ku!” 

(QS. Al-Fajr: 27-30).

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Senin, 31 Oktober 2022

AYAT ALQURAN YG MEMOTIVASI HIDUP KITA UNTUK TETAP OPTIMIS


 Dalam menjalani hidup, ada saja hal yang membuat kita down dan membutuhkan MOTIVASI untuk bangkit pada hal-hal yang baik. Selain kita bisa mendapatkan dari keluarga, teman terdekat, psikolog, motivator atau coach sebagai pemicu untuk bangkit. 

MOTIVASI dalam islam ialah dorongan psikologis yang membuat seseorang mencari dan memikirkan Allah  sebagai pencipta alam semesta, dorongan untuk menyembah, meminta pertolongan, dan meminta segala sesuatu. 

Sebagai umat islam, yang paling tepat untuk dijadikan motivator ialah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dimana beliau adalah sosok paling sempurna untuk dijadikan panutan sehingga tidak salah jika beliau diberi julukan “uswatun khasanah” yang artinya suri tauladan yang baik.

Allah Subhanahu wa ta’ala telah senantiasa dekat dengan para hamba-Nya untuk yakin dalam menjalani hidup dengan cara memberikan Motivasi  - Motivasi yang rupanya terdapat dalam Alquran.

Setiap Manusia Pasti Diuji agar Menguatkan Mental Spiritual Dg Adanya Cobaan Kehidupan 

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi ? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”  (Tafsir Surat Al Ankabut Ayat 2)

Hidup Untuk Diuji

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”  (Tafsir Surat Al Mulk Ayat 2)

Jangan Bersedih Saat Menghadapi Masalah Kehidupan. 

“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita”.  (QS At Taubah : 40)

Ketika menghadapi suatu ujian, tak perlu bersedih hati, kebahagiaan dan kesedihan kadang datang silih berganti tergantung bagaimana kita menghadapinya dan mengambil pelajaran darinya. Kembalikan segalanya pada sang pencipta bahwa segala yang terjadi adalah ketetapan yang terbaik dari Nya.

Semua Ini Dari Allah

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan” (Tafsir Surat An Nahl Ayat 53)

Kenapa Aku Hidup Susah?

Karena Kita Berpaling Dari Allah. 

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” 

(Tafsir Surat Thaha Ayat 124)

Jika kita merasa sangat sulit menghadapi tantangan dalam hidup, maka harapan itu akan datang kepada mereka yang percaya. Tetap berusaha yag terbaik disertai doa, itulah cara terbaik dalam menghadapi tantangan.

"... dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS Yusuf ayat 87)

Anda Dapat Berubah, Jika Anda Mau Mengubah Diri Anda

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Allah sudah menakar sesuai takarannya pada hambanya,  maka tetap tenang dan yakin Allah pasti memberikan yang terbaik.

Kembali lagi bahwa manusia adalah milik Allah, maka Allah yang memiliku kuasa untuk mengatur hamba Nya, sebagai orang mukmin wajib untuk percaya bahwa segala sesuatu yang kita miliki sudah sesuai takaran sesuai dengan apa apa yang kita butuhkan.

“Sesungguhnya Allah bebas melaksanakan kehendak Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu menurut TAKARANNYA”. (QS. Ath Thalaq : 3)

Ada Kebaikan Di Balik Yang Tidak Kita Sukai:

"Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216).

Sabar Dan Tenang dalam menjalani dan menghadapi permasalahan kehidupan 

Sabar bukan hal yang mustahil untuk dimiliki semua mukmin, ketika ditimpa suatu ujian kadang kita menyalahkan diri sendiri atau bahkan menyalahkan takdir. Ingatlah bahwa segala ujian pasti ada hikmah di dalamnya.

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang orang yang sabar, yaitu yang ketika ditimpa musibah mereka mengucapkan : sungguh kita semua ini milik Allah dan sungguh kepada Nya lah kita kembali”. 

(QS Al Baqarah : 155 – 156)

Pertolongan Allah Pasti Ada

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk” (Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 45)

Anda Pasti Sanggup

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286) 

Allah memerintahkan kepada orang orang beriman untuk senantiasa berusaha dalam kesabaran dan keyakinan. keutamaan sabar dalam islam memang sangat dianjurkan.

“Bersabarlah kamu dan kuatkkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu menang”. (QS. Al Imraan : 200)

Ada Kemudahan Bersama Kesulitan

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,”  (QS. Al-Insyirah: 5-6) 

Hanya Pada Allah Meminta Pertolongan Dan Bergantung ,

Hanya kepada Allah kita berserah diri, bukan pada beratnya ujian hidup, pada rasa cemas atau rasa takut, apalagi pada orang lain. Allah lah yang memberikan kekuatan dan yang paling pantas untuk disembah. 

Tak perlu takut dalam menghadapi tantangan hidup jika senantiasa berpegang teguh pada Allah dan syariat Nya.

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada Nya aku bertawakal”. 

(QS At Taubah : 129)

"Dan hanya kepada Tuhanmulah (Allah SWT), hendaknya kamu berharap” 

(Tafsir Surat Al Insyirah Ayat 8   )

 Takwa dan Tawakal

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3). 

Semoga Dalam Menghadapi Kehidupan ini kuta tetap semangat,  yakin dan jadikan Alquran panduan Kehidupan agar kita selamat. 

Apapun keadaan dan kondisi kita selalu kembali pada Allah Dulu,  Allah Lagi,  Allah Terus. 

Lillah ,Fillah , Billah

Allah Berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal”  ( Qs Al Anfal : 2 )

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

PESANTREN TEMPAT MENGAJAR KEBAIKAN, TAPI TIDAK BISA MENJAMIN


 Dulu, sewaktu saya masih menjadi satpam pondok, pernah ada seorang wali calon santri datang ke saya dan bertanya sebelum memasukkan putrinya ke pesantren, "Ustadz, banyak tetangga saya yang lulusan pesantren tapi kok kelakuannya buruk, akhlaknya jelek, dan ibadahnya kurang rajin." Si bapak seperti kurang yakin dengan kualitas pendidikan pesantren karena melihat oknum-oknum lulusan pesantren yang buruk.

Saya jawab, "Pesantren itu bukan tempat untuk mencetak nabi, bapak. Bahkan pesantren itu tidak mampu mencetak orang baik. Yang bisa dilakukan pesantren hanyalah menyampaikan akhlak-akhlak Nabi kepada umat. Selebihnya kembali kepada pribadi masing-masing. Ratusan ribu orang bertemu Nabi Muhammad, tapi berapa yang mau beriman kepada beliau? Itu kelasnya Nabi lho, apalagi kita? Namun apa bapak mau mencari pelajaran akhlak Nabi di sekolah-sekolah yang jam pelajaran agamanya cuma 2 jam seminggu? Apa bapak mau mencari ajaran-ajaran agama yang lengkap di sekolah-sekolah yang bahkan guru agamanya tidak mampu menerjemahkan Al-Qur'an dan perkataan Nabi? Ya silahkan."

"Tapi ustadz katanya di pesantren sering ada kasus begini dan begitu." Lanjut si bapak.

"Betul pak, bahkan bukan hanya di pesantren, pak. Di SMA negeri juga ada kasus begini begitu, di SMK juga ada, tawuran antar pelajar itu seringnya sekolah umum lho pak. Pembulian juga banyak terjadi di sekolah-sekolah umum. Peredaran narkoba seringnya melibatkan anak-anak sekolah umum lho pak. Seks bebas di sekolah umum juga banyak terjadi. Lalu lebih besar mana kemungkinan kasus kejahatan di sekolah umum dan pesantren?" Jawab saya.

"Tapi ustadz, anak tetangga yang lain sekolah di sekolah umum namun akhlaknya baik?" Lanjut si bapak yang kelihatan masih ragu.

"Kebaikan itu terdapat di mana saja. Bahkan bapak bisa dapatkan kebaikan dari sarang penjahat sekalipun. Seperti air, bapak bisa mendapatkannya di mana saja. Bisa di gunung, di tengah hutan, di lautan, di rawa, dan bahkan di padang pasir pun ada oase. Tapi di mana paling mungkin bapak mendapatkan air yang jernih? Ya langsung di mata air bukan? Pesantren ini ibaratnya mata air, sumber air. Bapak bisa kok minum air dari sungai, dari laut, dari rawa. Tapi tetap saja air yang paling murni dan paling jernih itu di mata air. Jika ada orang yang minum air dari mata air itu kemudian sakit, apalagi jika dia minum air rawa, air laut, dan sumber-sumber lainnya? Jadi kita hanya berikhtiar mendidik putra-putri bapak untuk bisa meneguk air-air ajaran agama yang murni, selebihnya kita harus banyak berdoa, kalau perlu tirakat, puasa sunah, shalat malam, dan lain-lain, agar Allah ridha kepada ikhtiar kita, sehingga Allah menjadikan anak-anak kita sebagai orang baik setelah lulus pesantren. Saya tidak mampu membuat anak bapak menjadi anak saleh, tapi saya mampu mengenalkan anak bapak akhlak Nabi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Bukan cuma 2 jam pelajaran seminggu."

"Oh gitu ya ustadz, sekarang saya jadi yakin memondokkan putra putri saya ini.

Pondok bukan tempat sulap yang dapat merubah seseorang menjadi seperti kemauannya.. 

Pondok hanya wadah untuk mencari ilmu Allah, berubah baik / tidak akhlaqnya balik lg ke diri masing" tp percayalah tidak mungkin pondok mengajarkan keburukan tuk santrinya. 

Wallahu a'lam

PUTRA ABU JAHAL SEORANG MUJAHID

 


Putra Abu Jahal jadi mujahid handal?

Siapapun kamu yang pernah belajar Sirah Nabawiyah pasti tidak asing dengan nama Abu Jahal. Dia, adalah "Fir'aun umat ini", dalang kejahatan kaum musyrikin dan panglima musuh di Perang Badar. Tapi, tahukah kamu bahwa putranya adalah seorang mujahid hebat?

Namanya adalah Ikrimah bin Abi Jahal

Ketika Rasulullah ﷺ bersama 10 ribu sahabatnya membebaskan Kota Makkah tahun 8 Hijriah, nama Ikrimah menjadi "most wanted" karena kejahatannya begitu besar, sehingga ia masuk ke daftar orang-orang yang boleh dibunuh.

Mengetahui hal itu, Ikrimah kabur ke Yaman dan ia memutuskan untuk pergi jauh menaiki kapal. Namun qadarullah, di tengah samudera, kapal yang ia naiki diserbu badai ganas. Nahkoda berkata, "tak ada yang bisa kita lakukan lagi. Berhala-berhala kalian tak mampu memberi manfaat sedikitpun!"

Di saat-saat mencekam itu, di ujung detik menuju kematian Ikrimah berkata pada dirinya sendiri,

لئن أنجاني الله من هذا لأرجعَنَّ إلى محمد ولأضعنَّ يدي في يده"

"Jika Allah ﷻ menyelamatkan aku dari (badai) ini, sungguh aku akan kembali pada Muhammad, dan akan ku letakkan tanganku pada tangan beliau (membaiat Rasul)"

(Sumber : Tafsir Al Baghawi Surat Luqman ayat 32)

Dengan izin Allah, badai reda. Ikrimah selamat dan berusaha menepati janjinya sendiri. Dan subhanallah, usaha Ikrimah ini ternyata makin sempurna dengan masuk Islamnya istri beliau, Ummu Hakim. Sang istri menjadi penjamin Ikrimah agar selamat sampai di hadapan Rasulullah ﷺ. Sesampainya di hadapan Nabi, Ikrimah mengucapkan kalimat syahadatain.

Di hari bersejarah itu, Ikrimah berikrar tegas pada dirinya. Ia mengucapkan sebuah kalimat indah yang diucapkannya pada Baginda Rasulullah ﷺ :

يا رسول الله، والله لا أترك مقامًا قمتُهُ لأصدَّ به عن سبيل الله إلا قمتُ مثله في سبيله، ولا أترك نفقةً أنفقتها لأصد بها عن سبيل الله إلا أنفقت مثلها في سبيل الله

"Wahai Rasulullah, Demi Allah aku tidak akan meninggalkan tempatku dimana aku menghalangi manusia dari jalan Allah sampai aku menggantinya dengan perjuangan di jalan-Nya. Dan aku tidak akan melupakan semua biaya yang kuhabiskan untuk menghalangi manusia dari jalan Allah sampai aku mengeluarkan biaya yang besar pula untuk berjuang di jalan Allah." (HR Al Hakim 3/270)

Menjadi Pejuang Hebat yang Melawan Kemurtadan

Khalifah Abu Bakar menugaskan Ikrimah memerangi kaum murtad di Oman

Abu Bakar juga mempercayakan Ikrimah menumpas kaum murtad di Yaman, kemudian beliau berangkat menuju Syam untuk menghadapi Kekaisaran Romawi Timur

Beliau menjadi tentara penunggang kuda hebat di Perang Yarmuk, di situlah beliau syahid.

"Biarkan Aku Membersihkan Masa Laluku!"

Detik-detik menjelang syahidnya Ikrimah adalah sebuah momen yang penting kita tadabburi. Di hari terik melawan Romawi itu, Ikrimah sangat bersemangat dan ia memutuskan untuk rela mati demi bisa merobek barisan musuh. Khalid bin Walid berkata pada Ikrimah, "Jangan lakukan itu wahai Ikrimah! Kematianmu akan jadi duka bagi Kaum Muslimin!"

Apa jawaban Ikrimah?

‏“إليك عني يا خالد فلقد كان لك مع رسول الله سابقة أما أنا وأبي فقد كنا من أشد الناس على رسول الله فدعني أكفر عما سلف مني” 

"Tak usah kau menahanku wahai Khalid! Sungguh kau telah mendahuluiku dalam membela Rasulullah ﷺ, sedangkan aku dan ayahku menjadi manusia paling keras permusuhannya pada beliau. Biarkan aku membersihkan masa laluku!"

Minggu, 30 Oktober 2022

Crazy Rich Sedekah


 Kaya raya dg sedekah?  Ampe Tajir Melintir,  Why Not!! 

Sedekah itu gag bisa dihitung pakai logika,  beda dg matematika biasa dan matematika sedekah. 

10 - 1 = 9 ahh ini biasa matematika nya

10 - 1 = 19 ini matematika sedekah

Bahkan bisa lebih gokil lagi lho

1 - 1 = 7009 wuihhh its crazyy mannn

Mau bukti?  Jangan mikir langsung action jika gag percaya,  gag mungkin dunk Alquran salah,  dijamin garansi pasti benar,  utk membuktikan nya ya harus dilakukan.

Saat melakukan jangan pakai pikir2 ya karena,  ilmu sedekah itu UNTEBAKTABLE alias gag bisa ditebak karena Allah yg langsung berkendak membagi rezeki pada yg melakukannya  dan siapapun ingin Miracle Come True,  apapun kegiatanmu,  buktikan dan jangan pikir pikir ya. 

Kalau kita pas ada mahh itu biasa kalau sedekah yg dahsyat itu waktu kondisi tidak ada atau kekurangan tapi berani sedekah,  wuihh its amazing,  titik dimana diuji keimanan bahwa harta itu titipsn Allah, bila udah pernah melakukan disaat kondisi kurang,  anda orang kaya raya yg sebenarnya,  lahir bathin deh. 

Tanggalkan logika,  selesaikan apapun masalah hidupmu dg sedekah,  dijamin sukses ,  dijamin easy your life. Ini bukan ane ya yg garansi,  ini didalam Alquran

Pembelajaran Keyakinan Hidup Dari Driver Taxi


 Penghasilan bapak berkurang nggak sejak ada Gocar atau Grab belakangan ini?

tanya sy ke si supir taxi Bluebird.

Di luar dugaan, beliau menjawab, 

"Nggak ah, sama aja bu. 

Dan rejeki mah tergantung Allah. 

Kan 3 Hal yang udah dijamin Allah tuh.. jodoh, rejeki, mati" 

Wah, menarik nih, pikir saya. Sebab bagaimanapun,  eksistensi taxi resmi banyak tergerus dgn adanya mobil online spt gocar dan grab. Sampai pernah kan para driver taxi resmi berdemo. Tapi kok si bapak ini santai aja, ga merasa rejekinya terenggut mrk? 

"Kan gak semua orang mau nunggu demi dapet harga murah . Kalo pake taxi kan lebih cepat, tinggal tunjuk. Ga usah nunggu 20 menit spt naik gocar atau grab. 

Tinggal pinter2nya kita aja. Datengin tempat yg rame, jangan kebanyakan tidur atau istirahat di jalan. Tapi kerja, cari tempat2 rame. Pasti dapet kok"

Tapi bukan itu rahasia dia sebenarnya.

Rahasia kenapa dia bisa mendapat penghasilan lumayan dari taxi adalah...

"Semua itu tergantung perasaan kita . Kalo Kita kerja dgn ikhlas, bener2 diniatin cari rejeki buat anak istri, pasti ada aja bu rejekinya. Pasti.

Kalo perasaan sy ikhlas, happy, itu 800-900 ribu dapetlah. Minim-minimnya 500 ribu.

Lah tapi kalo perasaan sy lagi ga enak, atau lagi kesel, ya boro-boro 500. 

Dapet 250 rb aja udah bagus" kata si bapak.

"Penting bgt pak jaga perasaan positif. Jangan kesel, walau diomelin penumpang sekalipun. Jangan ngeluh, jangan ngedumel. Ntr itu rejeki pasti ngikutin apa kata kita"

"Misalnya nih pak, dapet penumpang yg jaraknya deket. Itu kan biasanya supir taxi ngedumel dalam hati ya. Kalo say mah nggak. 

Mau cuma 10rb, 15rb, hayuk. Saya jalanin dgn ikhlas . 

Nggak ngedumel sy, 

walau cuma dalam hati"

Lalu si bapak cerita pengalamannya yg menakjubkan ttg penumpang berjarak dekat.

"Pernah suatu ketika pak, sy ngantre nyari penumpang di Central Park. Pas akhirnya dapet penumpang, tau ga mnta dianter kemana? 

ke Taman Anggrek, pak. 

Lah itu kan deket bgt, jalan kaki jg bisa. 

Bayangin pak, udah ngantri giliran 2 jam,

pas dapet penumpang, ternyata cuma mau ke mall yg jaraknya sekilo. 

Hahahaha.."

"Tapi sy tetep ikhlas, 

rejeki mah Allah yg ngatur. Ga mau ngedumel. 

Dan tau nggak apa yg terjadi, ?

Pas turun, si penumpang tanya, 'lho kok ga gerak argonya Pak? Cuma 6500?' sy jawab, 'iya Pak, krn jaraknya ga nyampe sekilo'.

Akhirnya si penumpang nanya kembalian 20rb ke sy. Sy pikir dia mau kasih duit 50rb, kembalian 20rb.

Ternyata pak... 

Dia ngasih duit 100ribu!!

Padahal argonya cuma 6500! Allahu Akbar.."

Kata si bapak.

"Ya begitulah pak. Kalo hati Kita ikhlas, pasti Allah ngasih deh. Itu mah sy percaya bgt. Makanya sy mah ga pernah ngeluh dpt penumpang berjarak deket"

Lalu dia melanjutkan ceritanya.

Setelah mengantar penumpang pertama tadi, dia balik lagi ke Central Park, ngantri lagi. 

Ndilalah.. 

penumpang ke 2 minta diantar lagi ke tempat yg sama spt penumpang pertama: Taman Anggrek lagi!

Dan ndilalah, si penumpang kedua ini jg lagi-lagi bayar taxi jauuh di atas Argo. Argo 6500, dia bayar 50rb. 

Dua Kali ketiban rejeki, si bapak balik lagi ke Central Park, ngantri lagi di sana. 

Pas dapet penumpang ke 3, tujuannya sama lagi: Taman Anggrek lagi. Kali ini si penumpang bayar 30rb. Alhamdulillah, lumayan. 

Si bapak pun balik lagi ke Central Park utk ke 4 kali.

Pas dapet penumpang ke 4, baru dapet tujuan yg jauh: Narogong Bekasi. 

Si penumpang adalah orang Jepang yg sdg berkegiatan di kawasan industri di Bekasi. Pas sampai di tujuan, 

si org Jepang ini minta pak driver utk menunggu 3 jam. Lalu dia minta diantar lagi ke Tangerang. 

Total Argo selama antar dan menunggu itu adalah 900ribu. Sangat sangat lumayan sebenarnya. 

Tapi masih ada kejutan lagi: si orang Jepang bukan membayar 900rb sesuai Argo, tapi bayar 1,2 juta!

300 ribu tips buat beliau, sambil berpesan: 

ini buat anak istri di rmh ya. Kamu pulang sdh malam.

"Masya Allah .. 

sy bersyukur bgt hari itu."

Setelah itu ia pun berniat pulang dari Tangerang ke Parung. 

Eh ndilalah, di jalan dia dapet penumpang lagi, dgn tujuan yg searah dgn jalan pulangnya: Ciputat.

Jadi dia nganter, 

sekalian pulang juga. 

Dan lagi2, 

si penumpang ini ngasih tips besar lagi ke dia. MasyaAllah​...

"Itu satu hari yg gak akan sy lupakan pak. Rejeki datang bertubi-tubi. Beneran deh, kerja itu hrs ikhlas. 

Jangan pernah ngedumel. Pasti rejeki itu terbuka. 

Yakin saya."

"Pokoknya pak, kalo sekali kita udah ngedumel, ngeluh, pasti deh.. setelah itu rejeki jd seret. Penumpang dikit. 

Apalagi klo sampe kita ngomelin penumpang. Waduh..  udah deh. 

Bisa nutup setoran aja udh bagus itu mah. 

Susah pak!"

Mendengar cerita itu, saya jadi inget ajaran 

LOA (Law Of Allah) 

Allah Selalu Bersama Prasangka Hambanya 

Pikiran positif mengundang keadaan  positif

Pikiran negatif mengundang keadaan negatif

"Perasaan positif menarik kejadian positif, 

Perasaan negatif menarik kejadian negatif"

Membangun Sikap Mental Positif lahir dari pikiran dan. Perasaan Positif 

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Sudahkan Kita Membuat Jadwal Baca Alquran?


 Saat sudah Terjadwal,  insyaallah Rezeki kita juga Terjadwal mendatangi Kita. 

Membaca Al-Quran termasuk ibadah paling utama yang memiliki berbagai keutamaan. Bahkan, ibadah membaca Al-Quran ini akan diganjar dengan pahala yang berkali-kali lipat.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir yang artinya: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Al-Qur-an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” (QS al-Israa’).

Sebagaimana Rasulullah  bersabda sebagai berikut: "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf." (HR. Bukhari).

Bacalah Al Quran sehari 1 juz, jika engkau tak mampu membacanya ...

Bacalah sehari setengah juz, jika engkau tak mampu membacanya ...

Bacalah sehari 1 lembar, jika engkau tak mampu membacanya ....

Bacalah sehari 1 ayat ....

Jika kau masih tak mampu untuk membacanya...

Cukuplah dengan memandangnya, dan katakanlah kepada hatimu ....

"Ya Allah, apakah DOSAKU sehingga aku tak mampu untuk membaca ayat-ayat MU?" 

Salah satu bentuk pelanggaran dalam berinteraksi dengan al-Qur’an adalah memboikot al-Qur’an. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengadu kepada Allah tentang sikap sebagian umatnya yang memboikot al-Quran. Allah ceritakan pengaduhan beliau dalam al-Qur’an,

Rasul berkata: “Ya Rab-ku, sesungguhnya kaumku menjadikan al-Quran itu sesuatu yang diacuhkan.” (QS. al-Furqan: 30).

Semoga kita bisa selalu membaca Al-Qur'an setiap hari. Bahkan akan lebih baik lagi jika kita pun mampu mempelajari dan mengamalkannya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.