Tapi kalo hati sudah berpenyakit kesombongan, merasa diri
lebih dari yang lain, merasa berjasa, merasa berbuat, merasa berjuang. Siapapun
itu hatinya gak akan nyaman karena menuntut pengakuan penghargaan penghormatan.
Kalo hati kita sudah merasa lebih dari yang lain dalam
bentuk apapun, maka cenderung kata kata
kita merendahkan meremehkan mempermalukan, dan itu tidak baik.
Karena tidak ada satupun diantara kita yang mau direndahkan
walaupun pekerjaannya dianggap rendah secara duniawi. Maka mari kita evaluasi
diri semua itu ya.
Qs Al hujrat ayat 11 dan 12
1. Jangan suka mengolok2 meremehkan mengejek karena belum
tentu yang mengolok olok itu lebih baik. Yang paling penting dalam berkeluarga,
bekerja adalah keberkahan.
Keberkahan inilah yang membuat sesuatu bernilai sangat
dalam, luas dan panjang kemanfaatannya sampai nanti.
Kalo diukur dg omzet ,target itu tidak identik dg berkah,
yang kita cari adalah keberkahan.
Para ulama terdahulu, mencari ilmu sulit sekali satu hadits
saja harus bisa jalan sebulan, tapi ilmunya berkah tembus sampai sekarang penuh
manfaat
Kita ingin keluarga yang berkah, usaha yang berkah, naah
demikian pula di tempat kita tempat bekerja ini.
Oleh karena itulah setiap diantara kita harus berlomba lomba
untuk PDLT ( Perbaiki Diri Lakukan yang Terbaik) #pesanguru.
Orang orang yang berkata baik, berhati baik akan tenang
hatinya. Tenang hati akan nampak dari raut muka, dari tutur kata serta sikap
dan tulisan
2. Jangan suka mencela depan orang, sampaikan dengan baik
sehingga kehormatannya terjaga
3. Dilarang keras memanggil dengan panggilan nama yang buruk
4. Dilarang berburuk sangka terhadap apapun dan siapapun.
Cari seribu satu alasan untuk berbaik sangka. Kalo hati kita baik kita bisa
tenang dan bisa memperbaiki.
5. Jangan suka mengorek ngorek, kekurangan kesalahan aib
untuk kepuasan nafsu. tapi sekiranya kita punya tanggung jawab untuk
memperbaiki adalah bukan untuk memyenangkan hati, tapi kita melihat kekurangan
orang adalah amanah untuk membantu yang belum tau jadi tau, yang belum bisa
jadi bisa, yang lalai menjadi ingat.
Ingat semua orang punya perasaan, jangan berghibah, jangan
mengatakan seseorang dibelakang kalo ketahuan bisa sakit hati.
Ini hukumnya seperti
orang yang memakan bangkai saudaranya yang sudah mati, seperti kanibal dan itu
menjijikan, naudzubillah.
Sahabatku, tidak ada artinya bangunan yang bagus, nama,
omzet, harta pangkat jabatan kalo kita gak nyaman, dan tidak nyaman itu
biasanya masalah, masalah hati.
Ayo mari kita teruus perbaiki diri yah, tidak ada yang hebat
diantara kita, tidak ada yang berjasa, yang ada adalah ini ladang amal untuk
kita.
Jangan merasa berjasa dipihak manapun, jangan merasa lebih
dari yang lain. Karena Allah ketika membuka aib kekurangan kita, maka kita gak
ada harga sama sekali.
Fokuslah kita memperbaiki diri dan melakukan yang terbaik
insya Allah akan nyaman semuanya.
Kalau nyaman, sekalipun penghasilan sedikit , bangunan gak
begitu bagus kita akan nyaman.
Jagalah kehormatan satu sama lain, jaga perasaan satu sama
lain, insya Allah kita akan merasakan keberkahan.
Selamat merenung, selamat perbaiki diri, selamat ber “Me
Time” sahabatku semua.
Wassalam.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar