Minggu, 30 Oktober 2022

Sudahkan Kita Membuat Jadwal Baca Alquran?


 Saat sudah Terjadwal,  insyaallah Rezeki kita juga Terjadwal mendatangi Kita. 

Membaca Al-Quran termasuk ibadah paling utama yang memiliki berbagai keutamaan. Bahkan, ibadah membaca Al-Quran ini akan diganjar dengan pahala yang berkali-kali lipat.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir yang artinya: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Al-Qur-an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” (QS al-Israa’).

Sebagaimana Rasulullah  bersabda sebagai berikut: "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf." (HR. Bukhari).

Bacalah Al Quran sehari 1 juz, jika engkau tak mampu membacanya ...

Bacalah sehari setengah juz, jika engkau tak mampu membacanya ...

Bacalah sehari 1 lembar, jika engkau tak mampu membacanya ....

Bacalah sehari 1 ayat ....

Jika kau masih tak mampu untuk membacanya...

Cukuplah dengan memandangnya, dan katakanlah kepada hatimu ....

"Ya Allah, apakah DOSAKU sehingga aku tak mampu untuk membaca ayat-ayat MU?" 

Salah satu bentuk pelanggaran dalam berinteraksi dengan al-Qur’an adalah memboikot al-Qur’an. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengadu kepada Allah tentang sikap sebagian umatnya yang memboikot al-Quran. Allah ceritakan pengaduhan beliau dalam al-Qur’an,

Rasul berkata: “Ya Rab-ku, sesungguhnya kaumku menjadikan al-Quran itu sesuatu yang diacuhkan.” (QS. al-Furqan: 30).

Semoga kita bisa selalu membaca Al-Qur'an setiap hari. Bahkan akan lebih baik lagi jika kita pun mampu mempelajari dan mengamalkannya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Sabtu, 29 Oktober 2022

SHOLAT Prinsip Disiplin Dlm Kepemimpinan


Banyak orang sholat hanya sebagai rutinitas, tanpa dimaknai secara mendalam. Apa makna yang terkandung dalam shalat bukan hanya sekedar doa yang baik, gerakan yang menyehatkan, hingga mampu menghindarkan kita dari perbuatan yang buruk.

Sholat melatih kita untuk menjadi pribadi yang disiplin. Apabila kita mengikuti aturan mainnya dengan baik. Itulah mengapa shalat memiliki waktu yang sudah ditentukan, tidak boleh melaksanakan shalat wajib apabila tidak sesuai dengan waktunya. Hal yang paling penting, salah satu keutamaan shalat adalah ketika dilaksanakan tepat waktu dan berjamaah di masjid.

Sholat dalam kepemimpinan ibarat sebuah meeting. Ini adalah meeting yang istimewa, yaitu meeting langsung dengan Allah. Saat adzan memanggil, akan terlihat mana orang yang memang disiplin untuk segera memenuhi panggilan tersebut atau mana yang suka menunda – nunda. 

Sholat melatih kita untuk tepat waktu dan menepati janji. Sholat tidak hanya bermakna secara vertikal kepada Tuhan, namun juga berdampak terhadap hubungan kita sesama manusia.

SHOLATMU CERMINAN HIDUPMU

 


Barangsiapa terbiasa menunda sholat, maka ia harus siap tertunda dalam segala urusan kehidupannya. 

Barang siapa terbiasa mengakhirkan sholat, baik laki-laki maupun perempuan

Maka bersiaplah ia terlambat dalam segala urusan kehidupannya !!

Nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan, petunjuk

Hasan al-Bashri berkata:

"Apa yang berharga dari agamamu jika sholatmu saja tidak berharga bagimu? Padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang sholat." 

Seperti apa kamu mampu memperbaiki sholatmu, seperti itulah kamu akan mampu memperbaiki hidupmu.

Jika sholat saja sepele bagimu, maka adakah urusan yg penting menurutmu ?

Seperti apa engkau merubah sholatmu, seperti itulah engkau merubah hidupmu

Tidakkah engkau tahu bahwa sholat itu bergandengan dgn kesuksesan

"Hayya 'alas sholah... hayya 'alal falaah..."

"Marilah mendirikan sholat, marilah meraih kesuksesan"

Bagaimana mungkin engkau minta kesuksesan kepada Allah, sedangkan kamu tidak tunaikan hakNya

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yg mendirikan sholat tepat pada waktunya.

Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamin..

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


TINGKATAN KELUHAN


 Sesungguhnya mengeluh ada tiga tingkatan:

Pertama : Seseorang mengeluh kepada Allah tentang dirinya sendiri. Ia merasa bahwa segala kondisi buruk yang menimpanya adalah karena dirinya sendiri, 

Seraya mengingat firman Allah :

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS Asy-Syuuroo : 30)

"Dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri" (QS An-Nisaa' : 79)

Ini adalah keluhan yang terbaik, yang muncul dari seseorang yang mengenal hakikat dirinya dan mengakui keagungan dan keadilan Allah.

Kedua : Seseorang mengeluh kepada Allah tentang kondisi orang lain, atau tentang sikap buruk orang lain kepadanya. Ini adalah bentuk keluhan yang tengah.

Ketiga : Seseorang yang mengeluhkan kepada orang lain  tentang keputusan Allah. Dan ini merupakan bentuk keluhan yang terburuk. 

Biasakan selalu bersyukur dalam. Keadaan apapun,  jika kondisi kita baik dan rezeki berlimpah lalu bersyukur itu biasa saja,  tapi saat kondisi dalam permasalahan tapi kita selalu bersyukur apaoun yg Allah berikan itu baru luar biasa. 

Allah berfirman:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”  (QS. Ibrahim [14]: 7)

Ada tiga hal yang harus dilakukan manusia ketika menerima nikmat Allah agar ia dipandang sebagai hamba yang bersyukur kepada-Nya. 

Pertama: secara batiniah ia harus mengakui telah menerima nikmat dari Allah. 

Kedua: secara lahiriah ia mengucapkan syukur atas nikmat itu. 

Ketiga: ia harus menjadikan nikmat itu sebagai pendorong untuk lebih giat beribadah kepada Allah. 

Bila ketiga hal tersebut telah berpadu dalam diri seorang hamba, maka ia layak dikatakan sebagai hamba yang bersyukur kepada Allah.


Jumat, 28 Oktober 2022

MERASA POSITIF ITU PENTING


 Emosi seperti ketakutan, kecemasan, depresi bukanlah sesuatu yang menyenangkan, tapi juga menghambat kesuksesan dan perkembangan Anda dalam hidup. Anda tidak dapat menjadi kreatif jika Anda masih berada dalam kondisi ketakutan. Solusi kreatif untuk permasalahan hanya akan terwujud ketika Anda berada dalam keadaan positif dan terbebas dari stres.

Ketika Anda tertekan, otak Anda menutup peluang di sekitar Anda. Dunia (sudut pandang) Anda menjadi sangat sempit. Coba bayangkan ketika Anda merasa tertekan. Seberapa membosankan kehidupan ini? Bisakah Anda membayangkan hal-hal di sekitar Anda menjadi lebih baik? 

Sekarang bandingkan dengan pikiran yang telah bebas dari tekanan.  Bagaimana perasaan Anda setelah keluar dari tekanan tersebut? Apakah Anda mulai memperhatikan peluang yang telah hadi selama ini? Apakah ada ide-ide dan solusi baru untuk masalah yang sedang Anda hadapi, yang tiba-tiba muncul dalam pikiran?

Jika Anda ingin mencapai potensi tertinggi dalam hidup Anda, maka Anda harus hidup dalam keadaan perasaan yang positif.

KEBERKAHAN WAKTU


 Jadwalkan Membaca Alquran 

Apakah Anda Orang Sibuk?

Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama. Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain, gurunya berpesan: “Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an. Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah.”

Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari. Dia menambahkan hingga 10 juz per hari. Dan urusannya semakin mudah. Allah yang mengurus semua urusannya. Waktu pun semakin berkah.

Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu? Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit, itulah berkah Al Qur’an . Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan pengurusan waktu. Bukan kita yang atur waktu kita, tapi Allah.

Padahal teorinya orang yang membaca Al Qur’an menghabiskan banyak waktu, mengurangi kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu menjadi berkah, hingga menjadi begitu efektif. Hidup pun efektif.

Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena Al Qur’an . Salah satu berkahnya adalah membuka pintu kebaikan, membuka kesempatan untuk amal soleh berikutnya. Dan salah satu balasan bagi amal baik yang kita lakukan adalah kesempatan untuk amal baik berikutnya.

Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu. Dan sebaliknya waktu yang selalu sibuk sehingga hanya habis urusan dunia, itu adalah tanda ada yang salah dalam hidup kita.

Barangsiapa bangun di pagi hari dan hanya dunia yang difikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya:

1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.

2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.

3. Keperluan yang tidak pernah merasa dipenuhi.

4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.

[Hadits Riwayat Muslim]

Catatan :

“Keberkahan waktu adalah biasa melakukan banyak amal kebaikan dalam waktu sedikit.”

Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


MENJADI PRIBADI YG BERMANFAAT


 Seribu teman masih kekurangan, Tapi satu lawan terlalu kebanyakan... 

Satu orang penjahat mau bertobat, seluruh surga bersukacita. Tapi seribu orang baik yg berubah menjadi munafik....?

Bergetarlah dunia menjadi buruk. 

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad)

Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang yg berkualitas. 

Setiap orang diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. 

Allah  berfirman:

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)

“Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).

Kamu tidak perlu menjadi kaya terlebih dulu utk berbagi dengan yg lain , Tapi mulai berbagilah , sekalipun engkau masih miskin , maka rasakan perubahan engkau akan jadi orang kaya. 

Kamu tidak harus tunggu kaya untuk bersedekah,  bersedekah lah apapun keadaanmu saat ini. 

karena dg demikian orang2 di luar sana melihat betapa dahsyatnya dan Allah yg maha kaya raya yg kamu miliki..

Dan Allah sangat mencintai hambanya yg suka berbagi dan berderma.