Senin, 21 November 2022

MULUT HANYA SATU TELINGA ADA DUA


 Dalam berbicara dengan lawan bicara...,_

_Kita harus menggunakan tata krama dan tutur kata yg baik._

_Jangan sampai bahasa kita menyakiti orang lain, ketus, nyelekit dan menimbulkan permusuhan....._

_*AKHLAK yang baik akan mengeluarkan BAHASA yang baik....*_

_Dalam istilah Teko,_

_*“Teko akan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya....*_

_*Di dalamnya AIR KOPI maka jika dituangkan akan keluar AIR KOPI*_

_*Jikalau di dalamnya AIR TEH maka jika ditungakan akan keluar juga AIR TEH.*_

_*Begitu juga dengan manusia,*_

_Jika *AKHLAQNYA baik* maka *TUTUR KATA* yang keluar juga baik dan sebaliknya....”_

_Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,_

_من يومن بالله واليوم الآخر 

فليقل خيرا او ليصمت

Barang siapa beriman  kepada Allah dan hari akhir , maka berkatalah yg baik atau DIAM.”*_

(HR. Al-Bukhari, Muslim)

_Imam *Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti* berkata;_

 _*Orang yang BERAKAL selayaknya lebih banyak DIAM daripada bicara.....*_

 _*Orang yang BERAKAL seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya.*_

_*Dia perlu menyadari bahwa dia diberi dua telinga, dan diberi hanya satu mulut,*_

_*Supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara.*_


ARTI SEBUAH NAMA

 


Ceritanya keponakan saya menyelenggarakan resepsi pernikahan di _ballroom_ sebuah hotel bintang lima. Untuk memudahkan keluarga yang datang dari luar kota, ia juga sudah _booking_ beberapa kamar hotel untuk menginap.

Keluarga saya juga masuk daftar yang disiapkan sebuah kamar. Tentu kami tak melewatkan kesempatan ini. Kapan lagi bisa menginap di hotel bintang lima.

Pada hari yang direncanakan saya sekeluarga berangkat ke hotel yang dimaksud. Ia sudah memberi arahan agar nanti cukup konfirmasi saja kepada resepsionis di hotel tersebut untuk kamar nomor sekian, yang sudah dipesan dengan nama dia.

Benar saja, ketika saya menyebutkan nama dia, petugas hotel mengecek sebentar di komputer kemudian ia memberikan kartu akses menuju kamar yang dituju. Kami langsung mengambil langkah seribu karena tidak sabar ingin menikmati semua fasilitas kamar tersebut.

Kasur yang sangat nyaman, televisi super besar yang menayangkan acara luar negeri, kamar mandi dengan air hangat dan dingin, dan aneka kemewahan lainnya dapat dirasakan sepuasnya. Betapa hebatnya arti sebuah nama. Bayangkan jika tadi saya tak menyebut namanya kepada resepsionis, tentu kami semua akan tertahan masuk.

Padahal ia hanya penyewa saja, bukan pemilik. Coba bayangkan jika keponakan saya itu adalah pemilik hotel bintang lima tersebut. Ketika saya datang ke resepsionis dan mengawali pembicaraan dengan menyebut nama dia, tentu saya akan mendapatkan pelayanan yang jauh lebih istimewa lagi!

Barangkali inilah sebabnya mengapa setiap pagi kita harus mengawali hari dengan menyebut nama Allah. Karena langit dan bumi serta apa yang ada di antaranya adalah kepunyaan Allah. Sebagaimana salah satu zikir yang dibaca Rasulullah di pagi hari dan petang berikut ini.

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

_"Dengan menyebut nama Allah yang bila disebut nama-Nya tidaklah berbahaya suatu apapun di bumi dan di langit, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."_

Allah adalah Pemilik alam raya ini. Maka sudah sepantasnya kita menyebut nama-Nya disertai keimanan dan kepasrahan, agar kita diberi kesempatan menikmati segala fasilitas di alam ini dengan keridhaan-Nya.

Udara yang kita gunakan untuk bernapas, sumber makanan nabati dan hewani yang kita konsumsi, hujan yang turun, matahari dan bulan yang tak pernah jenuh terbit dan tenggelam demi kita bisa menikmati siang dan malam. Semua karunia ini bisa kita akses setiap hari.

Selain mengingat nama Allah pada pagi dan petang, ucapkanlah _Bismillah_ (dengan nama Allah) pada setiap kali kita memulai perbuatan. Karena seluruh anggota tubuh kita adalah kekuasaan Allah. Kita hanya dipinjamkan saja, bukan pemilik.

Allah yang menciptakan tubuh ini, membesarkan, merawat, menjaga, melindungi dari penyakit, kita tinggal pakai. Oleh karena itu setiap aktivitas yang dilakukan, awali dengan menyebut nama-Nya.

Sepertinya sebuah hal yang dianggap kecil, padahal efeknya besar. Orang yang tak ingat untuk menyebut nama-Nya, maka jangan salahkan siapa-siapa bila perlahan-lahan ia tertahan untuk menikmati aneka macam nikmat-Nya. Bukan hanya nikmat di dunia, bahkan di akhirat.

Minggu, 20 November 2022

TAK ADA WAKTU UNTUK MENGELUH


 Kita paham kalau nikmat Allah sungguh tak sanggup untuk kita hitung.

Allah  berfirman: *"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."*

(QS. An Nahl: 18).

Kita juga paham kalau Allah pasti juga menguji kita. 

*"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?"* (QS Al-'Ankabuut : 2)

Ketahuilah... 

Musibah yang menimpa kita hanyalah sesekali, sementara kenikmatan terus tercurah tiada henti. 

Logikanya jika nikmat Allah Ta'ala itu banyak dan gak bisa kita hitung maka harusnya *'Tak Ada Waktu Untuk Mengeluh!'.*

Allah berfirman : *"Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya"*

(QS Al-'Adiyaat : 6)

Al-Hasan Rahimahullah berkata :

Yaitu orang yang menghitung-hitung musibah (yang sedikit) dan melupakan kenikmatan-kenikmatan Robbnya (yg telah banyak diberikan kepadanya).  (Tafsir Ibnu Katsir 8/467)

Sekarang apakah kita termasuk ingkar ? 

Atau termasuk yang sabar ?

Ingat, jika Allah menginginkan kebaikan pada seorang hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia dengan diberikan musibah sehingga ia keluar dari dunia dalam keadaan bersih dari dosa.

Semakin kuat iman, semakin berat cobaan, namun semakin Allah  cinta. 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, *"Sesungguhnya balasan terbesar dari ujian yang berat. Jika Allah mencintai suatu kaum, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa ridho, maka Allah pun ridho. Dan barangsiapa murka (tidak suka pada cobaan tersebut), maka baginya murka Allah"* (HR. Tirmidzi no. 2396).

*"Stop Complaining, Keep Fighting"*

Wallahu A'lam Bisshawab

cash


 OBROLAN SIANG ITU DI SEBUAH DEALER MOBIL... MENCEKAM!!

"Mbak, beli ini satu yaa.. Bungkus!"

"Eh maaf pak.. Beli apa ya pak?" 

"Mobil ini, saya dah cocok dengan warna dan tipenya. Bungkus langsung mbak.."

"Oooh iya.. iya pak, ini ada list harganya, ada penawaran kredit hingga 5 tahun pak, bunga hanya 6% setahun. Langsung kami proses hari ini juga.."

"Wah, saya belinya cash mbak.. Nih sudah saya bawakan segepok uang, pas 210 juta ya mbak.. "

"Waduh apa gak kredit aja pak? Cukup 50 juta saja pak. Yang 160 juta bisa bapak bawa pulang buat modal usaha dulu, diputar lagi pak biar dapat rejeki lagi.."

"Lho, saya mau beli cash kok malah disuruh kredit to mbak.. Hehe, kamu pasti minta saya kredit karena dapet bonus dari perusahaan leasing kan.. Hayooo ngakuuu... Hehe"

"Eh! Bapak tau aja.. Ya monggo pak kalau mau bayar cash, saya langsung buatkan nota pembelian dan surat serah terimanya.."

"Hehe.. Saya sih pengennya juga bisa nyicil mbak, tapi ada daya ternyata ada akad riba di dalamnya, saya sampai tanya ke 3 ustadz yang paham fiqih muamalah mbak, ternyata memang tidak boleh akad jual beli kredit dicampur dengan akad utang bunga berbunga.. Ngeri saya mbak dengan dosanya, ya sudah saya sabar aja sampai terkumpul uangnya hari ini.. Beli cash laaah! Alhamdulillaaah.."

"Mmmm... Begitu ya pak, saya malah baru tau kalo kredit mobil dengan leasing ada ribanya.. Eh riba itu apa ya pak?"

"Waduh! Ya begitulah mbak, ini silahkan dihitung uangnya, saya bawa sekarang juga mobilnya.. STNK nanti sebulan saya ambil lagi gakpapa. Pakai surat jalan sementara.."

Si mbak sales pun segera memproses jual beli mobil seperti membeli kerupuk itu.. Bungkusss!! 

Ada anak muda yang kemudian mendekati pembeli mobil itu..

"Selamat siang pak, mobil baru ya pak Alhamdulillah.. Sekalian fasilitas asuransinya pak? Kami punya produk jaminan All Risk, semua resiko dari lecet sampai hilang mobil kami ganti... Ini pak brosur asuransinya.."

"Oooh gitu ya mas.. Lecet dibayari? Hilang diganti?" 

"Betul pak.. Semua kami yang nanggung, pokoknya bapak ikut asuransi kami, beresss semua kami yang urus.."

"Berapa biaya asuransi mobil seperti itu All Risk untuk setahun mas?"

"Hanya 3,5 juta saja pak, selama setahun mobil bapak kami cover total. Tapi kalau setahun tidak ada klaim maka uang hangus, tahun berikutnya bapak harus bayar lagi, lebih murah pak, sekitar 3,2 juta saja.. "

"Mmmm.. Gitu yaa, baik saya akan ikut asuransi juga.."

"Alhamdulillaaaah... Ini pak formulirnya, silahkan diisi, setelah premi bapak bayarkan besok sertifikat asuransi saya kirimkan ke rumah.."

"Lho, aku gak ikut asuransi di perusahaanmu mas.. Aku mau bayar premi asuransinya kepada ALLAH langsung saja.. 3,5 juta kan? Akan saya bayarkan ke 3 panti asuhan, biar bermanfaat untuk anak-anak yatim piatu dan duafa disana.."

"Loooh.. Kok gitu pak?"

"Lah iya kan mas.. Hanya ALLAH yang menjamin keselamatan saya dan mobil saya selama di perjalanan, maka saya ikut ilmunya ALLAH saja.."

Anak muda itu makin bengong...

"Mas, pesan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa sallam, sedekah itu punya banyak manfaat diantaranya: mendatangkan rejeki, menjauhkan bala petaka, memanjangkan umur, menyembuhkan penyakit, dan lain sebagainya.. Saya memilih asuransi ALLAH saja lewat sedekah, agar saya didoakan anak-anak yatim yang dicintai Nabi itu, agar saya selalu selamat selama perjalanan dimanapun.. "

Makin bengong... Klakep...

"Sekarang coba mas fikirkan, ada ribuan mobil di jalan, siapa yang bisa menjamin saya selamat? Perusahaan asuransi? Enggak kan.. ALLAH yang bisa menjamin saya selamat. Mobil saya parkir, apakah perusahaan asuransi menjamin mobil saya gak dipecah kacanya oleh maling? Enggak kan? Hanya ALLAH  yang bisa mengalihkan mata para pencuri sehingga mobil saya lolos dari incaran mereka.. Begitu mas.. Maaf yaaa.."

"Eh iya.. iya pak... Selamat siang..."

Sumpaaah... Dialog itu kereeeen banget!! Mau beli mobil aja tetap pakai ilmu TAUHID! ALLAH dulu.. ALLAH lagi.. ALLAH terussss!

Kamu pasti bertanya, dialog itu terjadi dimana, siapa pelakunya.. 
Hehe... Saya juga tidak tau! Yang jelas dialog itu pasti terngiang-ngiang memenuhi isi kepala saya dan kepalamu... 

Mari kita berdoa bersama!
"Ya ALLAH jadikan kami sebagai pelaku yang membeli mobil di dealer mobil siang itu, mampukan kami ya ALLAH.. Membeli mobil cash, dan membayar premi asuransinya kepada-Mu langsung.. Aamiin"

Eh.. Kamu pengen beli mobil apa

10 ALASAN MENGHAFAL TAK HAFAL-HAFAL TETAP MENYENANGKAN


 1. Satu huruf Al-Qur'an satu kebaikan, dan satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan melafalkan, satu hurufnya dua kebaikan. Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah pengulangan Anda.

2. Al-Qur'an, seluruhnya, adalah kebaikan. Menghafal tak hafal-hafal berarti Anda berlama-lama dalam kebaikan. Semakin lama semakin baik. Bukankah Anda menghafal untuk mencari kebaikan.

3. Ketika Anda menghafal Al-Qur'an, berarti Anda sudah punya niat yang kuat. Rasulullah saw menyebut 70 syuhada dalam tragedi sumur Ma'unah sebagai qari (hafizh), padahal hafalan mereka belum semua. Ini karena seandainya mereka masih hidup, mereka akan terus menghafal. Jadi, meski Anda menghafal tak hafal-hafal, Anda adalah hafizh selama tak berhenti menghafal. Bukankah hafizh yang sebenarnya di akhirat?

4. Menghafal Al-Qur'an ibarat masuk ke sebuah taman yang indah. Mestinya Anda betah, bukan ingin buru-buru keluar. Menghafal tak hafal-hafal adalah cara Allah memuaskan Anda menikmati taman itu. Terseyumlah.

5. Ketika Anda menghafal Al-Quran, meski tak hafal-hafal, maka dapat dipastikan, paling tidak, selama menghafal, mata Anda, telinga Anda, dan lisan Anda tidak sedang melakukan maksiat. Semakin lama durasinya, semakin bersih.

6. Memegang mushaf adalah kemuliaan, dan melihatnya adalah kesejukan. Anda sudah mendapatkan hal itu saat menghafal kendati tak hafal-hafal.

7. Adakalanya kita banyak dosa. Baik yang terasa maupun tak terasa. Dan menghafal tak hafal-hafal adalah kifaratnya, di mana, barangkali, tidak ada kifarat lain kecuali itu.

8. Tak hafal-hafal adakalanya karena Allah sangat cinta kepada kita. Allah tak memberikan ayat-ayat-Nya sampai kita benar-benar layak dicintai-Nya. Jika kita tidak senang dengan keadaan seperti ini, maka kepada siapa sebenarnya selama ini kita mencintai. Ini yang disebut: Dikengenin ayat.

9. Menghafal tak hafal-hafal tentu melelahkan. Inilah lelah yang memuaskan, karena setiap lelahnya dicatat sebagai amal sholeh. Semakin lelah semakin sholeh.

10. Menghafal tak hafal-hafal, tandanya Anda di pintu hidayah. Berat tandanya jauh dari nafs u. Jauh dari nafsu tanda

nya dekat dengan ikhlas. Dan ikhlas lahirkan mujahadah yang hebat.


Sabtu, 19 November 2022

YOUR WORDS ARE A REFLECTION OF YOURSELF


 Hari ini saya sedang bahagia sekali karena paket pesanan online saya akhirnya datang. Yaitu dua jilid buku berjudul _Min Fawaid Wa Anfas Wa Duror_ setebal seribu halaman, yang berisi kumpulan nasihat dan pelajaran yang pernah disampaikan guru kami Al-Allamah Al-Habib Salim As-Syatiri.

Membaca lembaran demi lembaran buku tersebut cukup menguras air mata, karena seolah-olah waktu ini diputar kembali ketika kami masih duduk berkhidmat di depan beliau belasan tahun silam. Kalimat yang tertulis di buku tersebut benar-benar menggambarkan siapa beliau yang sesungguhnya.

Orang barat mengatakan, _Your words are a reflection of yourself._ Bahwa kata yang kita ucapkan atau tuliskan, mencerminkan siapa kita.

Senada hal ini, saya pernah mendengar seorang novelis senior di Indonesia berkata bahwa isi dari sebuah novel meskipun fiksi, tidak akan bisa dipisahkan dari kepribadian penulisnya. Intinya adalah "tulisan selalu jujur". Ia selalu menggambarkan dengan benar siapa penulisnya.

Jika saudara ikut membaca dua jilid kitab di atas hingga selesai, saudara pasti sependapat dengan saya bahwa penulisnya dalam keseharian adalah guru yang santun dan berilmu. Tulisan beliau yang "mengatakan" hal tersebut pada kita.

Sebaliknya jika saudara membaca tulisan yang tidak baik, dapatlah dipastikan bagaimana keseharian orang itu. Seperti kasus yang viral kemarin, seorang lelaki menistakan ustadzah perempuan dari keluarga besar pendiri Pesantren Lirboyo.

Si lelaki mengucapkan kata kasar dan kata vulgar dalam hujatannya tersebut di media sosial. Padahal sang ustadzah sedang memberi pelajaran tentang tafsir Al-Quran dalam video tersebut. Kembali pada prinsip "tulisan selalu jujur".

Maka dari tulisan tersebut kita mengetahui keseharian si lelaki. Kata-kata kasar dan vulgar tentu sudah menjadi gaya hidupnya. Tulisan dia yang "mengatakan" hal tersebut pada kita.

Ini hanya contoh, agar kita berhati-hati dengan tulisan. Sekali ia dibaca orang lain, pada waktu yang sama ia juga memberi tahu kepada orang lain siapa diri kita sebenarnya.

Jika mau direnungkan lebih dalam lagi, apabila tulisan kita sendiri bisa membuka tabir baik dan buruk kita, lalu bagaimana dengan tulisan malaikat Raqib dan Atid? Tentu tulisan kedua malaikat mulia ini jauh lebih "jujur". Karena keduanya menulis tentang amal perbuatan kita.

Mari kita perbaiki satu persatu agar tidak bertumpuk beban ini. Pertama, pikirkan untuk memperbaiki tulisan-tulisan kita di medsos. Menulislah yang bermanfaat. Kalau hal ini sudah terkendali baru masuk tahap kedua. Pikirkan untuk memperbaiki tulisan-tulisan kedua malaikat tentang kita. Kerjakanlah amal salih yang bermanfaat.

TRANSAKSI LANGIT, BERANI COBA? RASAKAN BEDANYA!


 Kita hidup di dunia kapitalis, semua hal harus bernilai uang. Ketika kita mengeluarkan uang, kita pun berharap mendapatkan ganti produk terbaik, pelayanan terbaik, hasil terbaik... Jika enggak dapat yang terbaik, maka kita dengan mudahnya kita komplain, mencaci maki penjual, mencela pelayanan, kalo perlu bikin heboh di media sosial..

Kalo kita beli produk di Supermarket besar, maka kita dengan mudahnya setuju dengan harga yang ditawarkan. Gak perlu lah nawar, bikin malu.. Emang kita orang susah!

Pokoknya beli produk ini itu.. Bayarrr!! Gak punya duit cash? Kartu kredit dimainkan! Urusan nyicil belakangan.. Urusan dosa riba au ah gelap gak urusan!

Semua diskonan kita kejar, semua tawaran cicilan kita iyakan, merasa punya uang padahal kartu utangan..

Kita terjerembab dalam jebakan kapitalis, setiap ribuan uang yang dikeluarkan adalah poin-poin yang dikumpulkan yang besok akan kita tuker dengan panci dan termos bonus pembelian..

Kita adalah raja komplain! Sekali kembalian kurang di minimarket 5 ribu saja kita akan langsung memfoto struknya, lalu upload di semua sosial media, tambahi dengan caci maki agar heboh disana-sini, sukur-sukuuur besok dapat kompensasi..

Semua harus kembali dalam hitungan uang.. Sistem Kapitalis yang melenakan dan gak sadar menyempitkan hati kita ketika memandang nilai dan harga..

Cobalah sekarang, lupakan semua transaksi kapitalis yang memuakkan! Transaksi yang harus menguntungkan, mulailah menegakkan kepala, menengok ke kiri dan kanan, melepaskan sejauh mata memandang...

Lihatlah itu,

Mbah Atmo Slamet, usianya sudah 90 tahun masih mengayuh becak tua dengan dagangan sapu ijuk, sapu lidi dan arang. Kulitnya kotor menghitam, bajunya lusuh penuh lipatan.

Tebak berapa harga satu buah sapunya?

15 ribu!!

Salaaah...

20 ribu!!

Salaah...

25 ribu!!

Salaaaaah... aah!

Hei kawan, satu buah sapunya dijual 6.000 saja, dijajakan dengan becak dari wilayah Dlingo yang berjarak 28 kilometer dari pusat kota Jogja. Lihat foto itu, jika semua sapu itu laku, dia akan mendapatkan uang 90.000, dan itu baru harga jual belum dikurang modal. Jika satu sapu dia mendapat untung 1000, maka dia mendapatkan 15.000 sehari, itupun dengan catatan semua sapunya laku hari itu..

Lihatlah sekelilingmu, ada buanyaaaak sekali mbah Atmo Slamet yang menjelma dengan banyak rupa..

Datangi mereka wahai kawanku, tundukkan badanmu, rendahkan hatimu..

Bertransaksilah dengan mereka langsung disaksikan langit..

Lupakan kualitas produk..

Lupakan soal cicilan dan harga promosi..

Lupakan soal layanan purna jual..

Bayarlah cash! Langsung dari dompetmu..

Ambilah satu-dua dagangannya, bayarlah 10-20-30 kali lipat dari harganya..

Rasakan dahsyatnya ketika wajah tua itu memandangmu dengan mulut gemetar, bulir air mata yang tiba-tiba mengembang, lalu doa-doa yang terucap ditumpahkan untuk dirimu..

Jangan salahkan aku, ketika moment itu membuat air matamu ikut mengembang, hatimu tergetar oleh rasa bahagia yang aneh dan belum pernah ada sebelumnya..

Lalu engkau melangkah pergi dengan hati yang puassss tak tertandingi...

Mengalahkan rasa puas usai disapa kasir cantik di supermarket yang baunya wangi..