Rabu, 23 November 2022

Tadabur Al Waqiah 40 Hari.


 Lalu, apa itu Tadabbur?

Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah mendefinisikan tadabbur sebagai berikut.

“Merenungkan lafal-lafal untuk sampai kepada kandungan-kandungan maknanya”

Dengan demikian, orang yang bertadabbur adalah orang yang memperhatikan suatu perkara secara berulang-ulang atau dari berbagai sisi.

Tadabbur Al-Qur’an akan menambah keimanan

Orang yang mentadabburi Al-Qur’an apabila bertemu dengan peristiwa dalam hidupnya mereka langsung teringat dengan ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengannya. Salah satu yang bisa menguatkan tadabbur Al-Qur’an adalah menghafal Al-Qur’an. Karena dengan menyimpannya di memori kita, respon kita akan lebih cepat ketika bertemu dengan ayat yang berhubungan dengan sebuah kejadian dalam kehidupan kita.

Sedangkan Riyadhoh terambil dari kata Ar-Riyadhu, Ar-Raudhu semakna dengan At-Tamrin yang mengandung arti: latihan atau melatih diri.

Dalam riyadhoh, kita berlatih untuk membiasakan diri melaksanakan ibadah-ibadah mahdhoh (membangun karakter ) dan ghairu mahdhoh. Sehingga, kedua macam ibadah itu menjadi karakter hidup kita sehari-hari.

Surat Al Waqiah sendiri merupakan surat ke-56 yang ada di dalam jus ke-27. Dalam Surat Al Waqiah ini terdapat ayat sebanyak 96 dan dinamakan Surat Al Waqiah karena sesuai dengan ayat yang pertama yakni al-waqiah atau memiliki arti kiamat. Sedangkan isi dari Surat Al Waqiah menceritakan tentang bagaimana hari kiamat tersebut akan terjadi dan juga balasan bagi orang mukmin dan juga orang kafir.

Dari sekian banyak fadhilah dari Surat Al Waqiah, yang paling banyak terdapat dalam surat ini adalah tentang kekayaan. Akan tetapi, tidak hanya sekedar kekayaan yang akan anda dapatkan saat membacakan Surat Al Waqiah

Dalam Surat Al Waqiah ini memang tidak secara langsung menerangkan ayat tentang kekayaan, rezeki dan hal semacamnya. Akan tetapi di dalam surat ini mengajarkan tentang TAUHID yang membuat kita percaya pada ALLAH dan semakin membuat kita yakin jika semuanya sudah diatur dengan baik oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala termasuk dalam urusan REZEKI.

Rasakan Pengalaman Hati saat memahami arti Al Waqiah , 

Apakah kalian pernah mengalami keajaiban setelah rutin membaca surat Al-Waqiah?

Sudahkan Membaca Surah Al Waqiah Hari Ini?


Wallahu a'lam bish-shawab.

Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.


Efek Spiritual Tahajud

 


Energi shalat tahajud yang terpancar akan membuat seseorang menjadi penuh optimis, bahagia, lapang dada, penuh semangat, memiliki tubuh yang sehat, cerdas, dan lain sebagainya.  

Maka, tahajud memiliki banyak awaban dari semua kebutuhan manusia, baik secara lahir maupun batin, baik material maupun spiritual. Sungguh shalat ini merupakan karunia yang sangat besar dari Allah, yang hanya diberikan kepada makhluk-Nya yang beriman. 

Kita akan benar-benar sangat merugi jika menyia-nyiakannya.

Mengangkat Derajat

Allah akan mengangkat derajat orang yang gemar melakukan sholat tahajud. Sebagaimana Allah berfirman, "Dan pada sebagian malam, dirikanlah sholat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS.Al-Isra:79)

 Doa Dikabulkan Allah

Diyakini doa akan lebih mudah dikabulkan. Bagi kamu yang ingin meminta untuk mendapatkan jodoh, kamu dapat meniatkan dan melakukan sholat tahajud dengan khusyuk.

Lakukanlah sholat tahajud selama 40 hari, sebagai bagian untuk membangun krbiasaan bertahajud,  maka doa kita akan didengar Allah. Karena Allah menyukai hamba-Nya yang banyak meminta.

 Dibimbing Allah

Allah Subhanahu wa ta'ala akan membimbing setiap kali tahajud sehingga menjalani awal pekerjaan atau aktivitas dengan mudah.

 Diberi jalan keluar terbaik

Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan jalan keluar terbaik dari persoalan yang dihadapi. Bukannya tidak diberikan ujian oleh Allah, namun sebelum diuji, Allah ringankan masalahnya sehingga mudah dilalui.

 Langsung ditolong Allah

Allah Subhanahu wa ta'ala akan menolong langsung orang yang sholat tahajud ketika ada orang di sekitarnya yang akan menyakiti

 Pikiran Jadi Tenang dan Segar

Ketika kita bangun untuk melakukan sholat tahajud di 1/3 malam, maka kita akan merasakan pikiran jernih serta kembali segar. Pada saat itu adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan pikiran sehingga perasaan pun merasa lebih tenang.

Pembersih penyakit hati dan jasmani

Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

 Memperoleh Cinta Allah

Ketika orang lain sedang menikmati tidur, kamu lebih memilih mendekatkan diri kepada Allah. Janji Allah nyata bahwa orang-orang yang senantiasa mendekatkan dan meminta kepada-Nya, maka akan dikabulkan. Allah akan lebih cinta terhadap hamba-Nya yang mau mendekatkan diri.

Tidak perlu modal materi untuk mengamalkannya, hanya perlu sebuah niat dan tekad untuk memulainya. 

Mari di antara kita saling mengingatkan dan menguatkan, agar bisa mengistiqomah-kan.

Yuk mulai mendirikan sholat malam!

SEMUT


 Semut itu kecil & mungil. Semut tidak bisa bekerja sendirian, tetapi berada dalam koloni. Semut-semut selalu bergerak ke depan, mencari makanan bukan hanya untuk diri sendiri. Makanan yang ia dapatkan dikumpulkan bersama untuk persiapan musim dingin. Pekerjaan itu dilakukan bukan "berebut jabatan" atau "mencari popularitas".

Pernahkan kita melihat semut berdiam diri? Tidak, semut tidak berdiam diri. Ia bukan binatang pemalas. Kalau diibaratkan, semut itu seperti “seorang aktivis”. Para aktivis, meskipun tidak ada pekerjaan, mereka selalu “mencari kerjaan”.

Dalam bekerja, banyak semut gugur dalam tugas. Ada yang mati di mangsa musuh, ada yang tertimpa benda berat, ada yang keinjak manusia, atau hanyut dibawa air. Pendek kata, tidak semua semut menikmati hasil dari kerja kerasnya.

Semut juga tidak pernah mengenal sikap berkhianat kepada koloni. Tidak pernah terjadi, seekor semut hitam, lantaran kecewa, dia menyeberang ke koloni semut merah.

Semut mengajarkan banyak inspirasi kepada kita, bagaimana menjadi pekerja keras, lalu memberi manfaat kepada orang lain.

Setiap semut adalah pahlawan bagi semut-semut lainnya. Tubuhnya memang kecil dan mungil, tetapi ternyata ia mengerjakan hal-hal besar dalam hidupnya. Luar biasa..

Kisah semut ada dalam Al Qur'an surat An-Naml ayat 18, Allah Ta'ala berfirman:

*"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”*

Selasa, 22 November 2022

ADAKAH SELAIN ALLAH YANG MENGATUR HIDUP KITA


 Seorang sahabat bertanya tentang mimpi raja Mesir yang ditakwilkan oleh Nabi Yusuf. Apakah hikmah dari mimpi tersebut? Sungguh suatu pertanyaan yang menarik untuk dibahas. Mari kita awali dengan ayat ke-43 dari Surat Yusuf.

وَقَالَ ٱلْمَلِكُ إِنِّىٓ أَرَىٰ سَبْعَ بَقَرَٰتٍ سِمَانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَافٌ وَسَبْعَ سُنۢبُلَٰتٍ خُضْرٍ وَأُخَرَ يَابِسَٰتٍ

_Raja berkata, "Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering."_

Para penasihat menganggap mimpi ini hanya bunga tidur saja, namun raja tidak merasa demikian. Karena ia melihat keteraturan angka tujuh di sana. Seandainya jumlah sapi gemuk berlainan dengan sapi kurus dan berlainan pula dengan jumlah gandum hijau maupun gandum kering, mungkin saja mimpi ini tak ada arti. 

Namun melihat fakta bahwa semua objek tersebut berjumlah tujuh, raja yakin ada Yang Maha Mengatur di balik keteraturan mimpinya itu. Singkat cerita dipertemukanlah ia dengan Nabi Yusuf yang bisa menjelaskan arti mimpinya. 

Sang Nabi melihat antara sapi dengan gandum juga memiliki hubungan sebab akibat yang teratur. Sapi digunakan untuk membajak sawah dan ladang, hingga menghasilkan tanam-tanaman seperti gandum. 

Tentu sapi tidak dimanfaatkan untuk membajak setiap hari. Karena dalam satu tahun ada periode tanam, dan ada periode panen. Sapi hanya membajak pada waktu mulai menanam saja dalam setahun. Maka tujuh sapi menjadi isyarat untuk tujuh tahun. Demikianlah takwil Nabi Yusuf.

Apalagi waktu penyimpanan untuk bulir-bulir gandum tahan hingga tujuh tahun. Bila disimpan lebih dari itu, bisa jadi bulir-bulir tersebut akan rusak dan tidak bisa dikonsumsi. 

Kelak mimpi tersebut menjadi akhir dari musibah Nabi Yusuf, karena beliau akhirnya menduduki jabatan penting di kerajaan. Jika kilas balik ke belakang, awal dari musibah juga ditunjukkan oleh mimpi. Yaitu sebelas bintang, bulan, dan matahari bersujud dalam mimpi Nabi Yusuf.

Hal ini lagi-lagi memperlihatkan adanya keteraturan. Bahwa mimpi yang menjadi awal cerita, bukan kebetulan jika mimpi pula yang menjadi akhir cerita. Sungguh menunjukkan bahwa segala sesuatu dalam pengaturan Allah.

Oleh karena itu, salah satu hikmah yang lembut ingin disampaikan oleh Al-Quran pada kisah Nabi Yusuf adalah mengingatkan kita untuk senantiasa pasrah dan tunduk diatur oleh Allah. Jangan keluar dari aturan-Nya, karena tak ada selain Allah yang mengatur kehidupan ini.

Allah mengatur kita tentang mana yang halal dan mana yang haram, maka tinggal kita ikuti. Jika kita mau diatur, insya Allah kehidupan dunia kita akan teratur. 

Allah mengatur kapan waktunya ibadah kapan pula waktunya mencari dunia. Maka tinggal kita taati. Jangan melanggar waktu ibadah karena sibuk dengan dunia. Saat kita mau selaras dengan pengaturan Allah, niscaya bukan hanya di dunia bahkan kehidupan di akhirat akan teratur. 

Bukankah dalam Al-Quran ada surat bernama Az-Zumar yang artinya berkelompok-kelompok. Karena Al-Quran ingin menunjukkan kelak di akhirat para _ahlul jannah_ diarahkan menuju pintu surga dalam keadaan berkelompok demi kelompok yang tertib dan teratur.

Hiduplah dengan teratur di dunia, masuklah ke surga dengan teratur di akhirat. 

HANDPHONE

 


Saat handphone kita pakai buat membaca inspirasi yang bikin kita semangat untuk memperbaiki diri, itu berarti kita sudah bijaksana menggunakan teknologi.

Apalagi saudara suka mengikuti tulisan saya, handphone saudara pasti senang seandainya bisa bicara, hehe :)

Tapi peran terbesar handphone tuh ternyata bukan disitu. Bukan karena kemampuannya memembus dunia internet, tapi lebih kepada seringnya handphone menasihati kita setiap saat.

Saat kita isi pulsa handphone untuk membeli paket, dia berpesan sama kita, 

"Mas luar biasa rezekinya banyak bisa isikan saya pulsa 100.000, nanti jangan lupa shalat jumat amalnya 100.000 juga buat masjid. Masjid kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat kita tanggap sekali membalas pesan yang masuk di grup dan media sosial, dia nasihat lagi, 

"Mas yang dahsyat banget jawab pesan saya dengan sigap. Nanti jangan lupa jawab panggilan azan sigap juga. Shalat kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat saya kehilangan handphone, saya takut sekali, eh ternyata saya cuma lupa nyimpen dimana, dia malah tegur saya,

"Mas sudah setakut itu kehilangan saya, harusnya mas juga lebih takut lagi kehilangan iman. Maka jangan lupa baca Al-Quran setiap hari mas, untuk menjaga iman. Karena iman itu lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Kena banget ya ini nasehat handphone kita. Diam-diam saya makin bersyukur punya handphone yang pandai mengingatkan seperti ini.

KETIKA AJAL DATANG


 Jika engkau telah dibaringkan di kuburmu..  

Dan engkau telah menghadap Rabbmu. 

Maka tidak akan berguna lagi pujian dan sanjungan manusia kepada kita. 

Tidak akan bermanfaat lagi banyaknya orang yang bertepuk tangan untuk kita. 

Tidak akan ada efeknya lagi banyaknya like pada status kita, begitu pula banyaknya teman dan follower kita. 

*Yang nantinya akan bermanfaat dan berguna bagi kita adalah sujud yang kita sembunyikan.* 

*Linangan air mata yang kita teteskan karena takut kepada Allah*

*Amal jariyah yang kita salurkan untuk agama Allah Ta'ala*

*Bacaan Quran dan dzikir yang kita lirihkan karena dorongan keikhlasan.*

*Uluran tangan kita dalam membantu dan meringankan beban hidup orang lain..*

*Dan amal sholeh apapun yang kita lakukan dengan keikhlasan yang sebenarnya.*

*Oleh karenanya* 

Jadikanlah akherat sebagai tujuan hidup kita. 

Itulah yang akan selamanya kita nikmati di alam baka.


Senin, 21 November 2022

NASIHAT PALING RINGKAS


 Salah satu buku favorit saya adalah _Latoiful Quran wal Arabiyah_ karena pada buku tersebut dikupas keindahan bahasa Al-Quran dan keunikan bahasa Arab. Selain itu ada pula nasihat-nasihat. Satu yang sangat saya suka, yang disebut sebagai khutbah paling ringkas dari Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

لقمة في بطن جائع خير من بناء ألف جامع، وخير ممن كسا الكعبة وألبسها البراقع، وخير ممن قام لله راكع، وخير ممن جاهد للكفر بسيف مهند قاطع، وخير ممن صام الدهر والحر واقع، وإذا نزل الدقيق في بطن جائع له نور كنور الشمس ساطع، فيا بشرى لمن أطعم جائع

_Sesuap makanan untuk perut orang yang lapar adalah lebih baik daripada membangun seribu masjid dan lebih baik daripada memberi kiswah pada Ka'bah dan menutupinya dengan kain. Lebih baik daripada berdiri rukuk kepada Allah, lebih baik daripada memerangi kekufuran dengan pedang terhunus. Lebih baik daripada puasa sepanjang zaman saat cuaca panas. Jika gandum singgah di perut orang yang lapar ia peroleh cahaya bagaikan cahaya matahari yang bersinar terang. Bergembiralah wahai siapapun yang memberi makanan orang yang lapar._

Jangan salah mengartikan kalimat tersebut. Nasihat itu hendak menegur kepada orang yang berlomba membangun masjid dengan megah, namun tetangganya lapar di sebelah rumahnya ia tidak peduli. Padahal menyelamatkan hidup seorang manusia, setara dengan menyelamatkan hidup seluruh manusia. Seperti disebutkan dalam ayat ke-32 surat Al-Maidah.

وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا

_"Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya."_

Intinya adalah kepedulian terhadap sesama. Islam adalah agama kasih sayang, bukan agama individualis. Kita diwajibkan zakat untuk membentuk hati yang punya sifat perhatian pada orang lain. Kita diperintah shalat berjamaah agar terbangun rasa kebersamaan.

Ketika orang-orang di zaman maju dan modern sudah menganut sistem kapitalisme dan egoisme, kaum muslimin setiap hari justru masih mendoakan orang lain, meskipun mereka tidak saling kenal. Bukankah salah satu bacaan wajib dalam shalat adalah doa bagi orang-orang muslim.

اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

_"Semoga keselamatan dilimpahkan kepada kami (kaum muslimin) dan kepada hamba-hamba Allah yang salih."_

Siapakah "kami" dalam doa tersebut? Yaitu diri kita sendiri dan orang lain yang beragama Islam. Siapakah hamba-hamba Allah yang salih? Ini juga orang lain. Terbukti shalat melatih kepedulian kita kepada orang lain.

Mari kita niatkan agar diri ini punya rasa peduli terhadap orang lain. Mungkin kita belum bisa membangun seribu masjid, belum pula bisa memberi kiswah Ka'bah. Tapi bukankah kita masih bisa bersikap perhatian kepada sesama. Jika sedang mendapat rezeki, jangan lupa berbagi. Siapa tahu mereka membutuhkan.

Bukan hanya perhatian urusan perut, tetapi juga urusan agama. Jika kita sedang mendapat nasihat yang bagus, jangan lupa berbagi. Siapa tahu mereka membutuhkan. Termasuk tulisan saya di WhatsApp seperti sekarang, seratus persen bebas dibagikan kembali.

Atau ada cara yang lebih praktis, ajak saja sahabat kita yang lain untuk mendaftarkan nomor Wa mereka, sehingga otomatis mendapatkan tulisan motivasi satu pekan sekali seperti ini. Jika Anda merasa tak pandai merangkai kalimat ajakannya, saya akan kirimkan dalam satu jam ke depan. Tinggal copy dan paste saja ke grup-grup Wa kita masing-masing.

Tetapi hal ini bukan paksaan. Bagi yang mau saja. Kita niatkan kepada Allah, kelak dari satu-dua tulisan yang terbaca mungkin ada yang tergerak dan hidup hatinya. Semoga menghidupkan hati seorang manusia, juga bernilai seperti menghidupkan hati seluruh manusia. Amiiin.

Ajak sebanyak-banyaknya teman kita ya.